Connect With Us

Baru Satu Partai, KPU Kota Tangerang Desak Parpol Serahkan Daftar Caleg

| Selasa, 16 April 2013 | 18:27

Kantor KPU Kota Tangerang. (tangerangnews / deddy)

 
 

 
TANGERANG-KPU Kota Tangerang mendesak agar partai politik (parpol) di Kota Tangerang segera menyerahkan daftar calon legislatif sementara (DCS). Sebab, sejak dibuka satu minggu lalu, baru Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sudah menyerahkan. Jika tak diserahkan segera, KPU khawatir akan berdampak pada kesemerawutan.
 
“Baru PKS, yang lain hingga saat ini belum juga menyerahkan. Kami berharap mulai dari sekarang, Parpol sudah menyerahkan berkas DCS nya,” tuturnya.
 
Syafril menambahakan, jika partai politik peserta Pemilu 2014 menyerahkan DCS dihari terakhir, nantinya akan berdampak pada kesemrautan dan terjadi penumpukan dengan partai lainnya.
 
"Sebab, untuk satu partai saja harus meregistrasikan 50 berkas DCS-nya di KPUD. Sedangkan untuk satu DCS , memiliki 20 item berkas yang harus diperiksa kembali saat proses adminisrasi berlangsung," tukasnya.
 
Bisa jadi, untuk melayani satu partai membutuhkan waktu satu hingga dua jam. Lalu bayangkan, bila dalam satu hari ada tiga sampai lima partai yang mendaftar, bisa terjadi antrian atau kesemerautan. “Memang, kami memiliki empat tim yang dijaga oleh enam orang. Tetap saja bisa terjadi bertumpuknya saat pendaftaran berbarengan seperti itu,” tutur Syafril.
 
Sementara itu, Sekretaris Hanura DPC Kota Tangerang Arif Fadillah saat dikonfirmasi mengenai himbauan KPU tersebut menuturkan, partainya akan menyerahkan DCS pada tanggal 19 April mendatang. “Ya, tanggal 19 April kita serahkan,” pungkasnya.
 
Sedangkan Bendahara DPC Demokrat Kota Tangerang Eddy Ham mengaku,  bahwa DCS sudah siap, namun masih perlu dimatangkan lagi. "Kita akan menyerahkan DCS pada tanggal 18 April. Lagi pematangan, supaya saat diserahkan ke KPU, tidak perlu lagi ada perbaikan,” kilah Eddy.(RAZ)
 
NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill