Connect With Us

Lagi, 10 Migran Tewas Saat Menuju Yunani

EYD | Sabtu, 30 Januari 2016 | 08:43

Ilustrasi tenggelam. (tangerangnews / merdeka)

TANGERANG – Sedikitnya 10 orang tewas setelah sebuah kapal yang mengangkut para migran menuju Yunani tenggelam di perairan lepas pantai barat Turki. Sebanyak 43 orang lainnya berhasil diselamatkan.

Belum diketahui berapa jumlah penumpang kapal tersebut. Penjaga pantai Turki saat ini masih terus melakukan upaya pencarian dan penyelamatan di lokasi kapal tersebut karam di lepas pantai Ayvacik, sebuah kota yang berada di seberang Pulau Lesvos, Yunani.

Menurut kantor berita Turki, Dogan seperti dilansir Reuters, Sabtu (30/1/2016), lima dari sepuluh korban tewas adalah anak-anak. Para migran yang selamat harus dirawat di rumah sakit karena mengalami gejala hipotermia. Disebutkan Dogan, para migran tersebut berasal dari Suriah, Afghanistan, dan Myanmar.

Lebih dari satu juta pengungsi telah tiba lewat darat dan laut di Uni Eropa sejak setahun lalu. Sementara sekitar 3.600 migran telah tewas ataupun hilang dalam upaya mencapai benua Eropa.

Pada 2015 lalu, sekitar 500 ribu pengungsi dari Suriah yang dilanda perang selama lima tahun ini telah pergi melalui Turki dan kemudian mempertaruhkan nyawa mereka di lautan untuk mencapai Yunani. Saat ini meskipun di tengah musim dingin dan ombak laut yang ganas, eksodus warga Suriah itu terus berlanjut.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Siapkan 3.300 Paket Sembako di HUT ke-33

Pemkot Tangerang Siapkan 3.300 Paket Sembako di HUT ke-33

Rabu, 14 Januari 2026 | 17:39

Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang pada 2026 menghadirkan beragam program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

KAB. TANGERANG
Belum Ada Bantuan, Korban Banjir Perumahan Taman Cikande Dirikan Posko Sendiri

Belum Ada Bantuan, Korban Banjir Perumahan Taman Cikande Dirikan Posko Sendiri

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:09

Warga Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, berinisiatif membangun sendiri posko sebagai dapur umum dan tempat pengungsian secara swadaya akibat banjir yang terjadi pada Rabu 14 Januari 2026.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill