Connect With Us

Gila, 2 Wanita Lakukan Bom Bunuh Diri Tewaskan 22 Orang

EYD | Rabu, 16 Maret 2016 | 08:11

Ilustrasi Bom (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANG – Dua wanita melakukan bom bunuh diri dan menewaskan 22 orang di sebuah masjid di pinggiran kota Maiduguri, Nigeria, hari ini. Belasan orang lainnya luka-luka dalam serangan bom tersebut.

Serangan bom bunuh diri itu terjadi saat para jemaah sedang menunaikan salat di masjid yang berada di desa Ummarari, sekitar enam kilometer dari Maiduguri, ibu kota negara bagian Borno.

"Menyedihkan, 22 orang tewas dan 18 lainnya mengalami berbagai macam luka-luka. Serangan pertama menargetkan sebuah masjid, sedangkan ledakan kedua terjadi sekitar 50 meter (dari masjid), beberapa menit kemudian," kata juru bicara militer Nigeria, Kolonel Sani Usman seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (16/3/2016).

Sejauh ini belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom tersebut. Namun, serangan bom ini mirip dengan serangan-serangan bom yang kerap dilakukan kelompok radikal Boko Haram di wilayah tersebut.

"Satu dari dua wanita pengebom, yang menyamar sebagai jemaah pria, bergabung dengan saudara-saudara muslim lainnya di masjid di Ummarari-Molai saat salat," ujar Malum Farouk, seorang warga setempat.

Wilayah Maiduguri telah dilanda serangan-serangan yang dilakukan para militan Boko Haram selama tujuh tahun terakhir. Para militan Boko Haram berniat mendirikan negara Islam di wilayah tersebut.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill