Connect With Us

Jack English, pria 93 tahun yang hidup seorang diri di tengah hutan

FER | Jumat, 5 Agustus 2016 | 20:00

Jack English. (Istimewa / TangerangNews)

 

Jack English selalu menginginkan hidup yang sederhana. Dia tak terlalu suka dengan kehidupan kota yang ramai, namun tetap harus menjalaninya demi kewajiban terhadap keluarga. Namun tempat paling damai baginya adalah di tengah hutan Pine Valley yang sering dia kunjungi saat berusia 11 tahun.

English kehilangan istrinya yang meninggal karena kanker ovarium pada tahun 2001. Sebelum menyerah kepada penyakitnya, sang istri sudah memberikan restu bagi English untuk menjalani hidup sesuai keinginannya. Tak butuh waktu lama bagi English untuk mewujudkan keinginan itu. Dia segera membangun sebuah kabin sederhana di tengah hutan dan menghabiskan sisa hidupnya di sana.

 

Diansri Elite Readers, sekarang English memperoleh penghasilan cuma-cuma dengan membuat bagian biola. Semua itu dilakukannya di tengah hutan terpencil.

NASIONAL
Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Sabtu, 7 November 2026 | 15:43

Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill