Connect With Us

Penembakan Massal Tewaskan 38 Orang, Pelaku Mantan Polisi

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 6 Oktober 2022 | 22:32

ILUSTRASI PENEMBAKAN (Denny Bagoes Irawan / TangerangNews 2022)

TANGERANGNEWS.com-Penembakan massal yang menewaskan 38 orang terjadi di  provinsi Nong Bua Lam Phu, Thailand, Kamis, 6 Oktober 2022.

Pelaku merupakan mantan anggota polisi bernama Panya Khamrab, 34 tahun, yang dipecat pada tahun lalu karena kedapatan mengonsumsi obat-obatan terlarang.

“Para korban termasuk 22 anak-anak serta orang dewasa,” ungkap pernyataan polisi di awal kejadian.

Melansir SindoNews.com, Kolonel polisi Jakkapat Vijitraithaya dari provinsi Nong Bua Lam Phu mengatakan pria bersenjata itu pulang ke rumah dan membunuh istri dan anaknya setelah melaksanakan penembakan massal.

Perdana Menteri (PM) Thailand Prayut Chan-O-Cha memerintahkan penyelidikan setelah seorang mantan perwira polisi membunuh lebih dari 30 orang. Kebanyakan korban tewas adalah anak-anak. 

"Mengenai insiden mengerikan ini... Saya ingin menyampaikan kesedihan dan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga korban tewas dan terluka," tulis Prayut di halaman Facebook resminya.

Belum ada motif yang jelas atas penembakkan tragis ini. Dia menambahkan, kepala polisi nasional akan "mempercepat investigasi."

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill