Connect With Us

Muhammadiyah Kecam Aksi Israel dan Amerika Serang Iran hingga Tewaskan Khamenei

Fahrul Dwi Putra | Senin, 2 Maret 2026 | 22:45

Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com– Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan surat pernyataan resmi terkait konflik di Timur Tengah menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel ke Republik Islam Iran yang dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei.

Dalam Surat Pernyataan Nomor 16/PER/I.0/B/2026 tentang Konflik di Timur Tengah, Muhammadiyah menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban dalam serangan tersebut. 

“Kami menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei dan korban lainnya yang menjadi sasaran serangan Amerika Serikat dan Israel ke Republik Islam Iran. Belasungkawa yang sama kami sampaikan bagi korban serangan balik Iran di beberapa negara Arab,” demikian isi pernyataan tersebut dikutip Senin, 2 Maret 2026.

Muhammadiyah juga mengecam keras tindakan militer yang terjadi dan menilainya sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip internasional. 

“Kami mengecam dengan sangat serangan tersebut dan kami memandangnya sebagai pelanggaran atas Hak-Hak Asasi Manusia, hukum internasional, dan pengabaian atas keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tulisnya.

Organisasi Islam tersebut turut mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk bersikap tegas. 

“Kami menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan sanksi tegas terhadap Amerika Serikat dan Israel atas pelanggaran tersebut dan mewujudkannya dengan langkah yang nyata,” lanjut pernyataan itu.

Tak hanya itu, Muhammadiyah juga mendorong peran aktif lembaga internasional dalam menghentikan kekerasan yang lebih luas, khususnya terhadap Palestina. 

“Kami mendorong agar Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kerja Sama Islam segera mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri genosida terhadap bangsa Palestina, serta segala bentuk kekerasan dan mencegah meningkatnya ketegangan antarnegara di kawasan Timur Tengah,” tulisnya.

Muhammadiyah juga meminta negara-negara di kawasan agar menahan diri dan mengedepankan jalur diplomasi. 

“Iran maupun negara-negara Arab saling menahan diri dan mengedepankan dialog untuk tidak terlibat konflik lebih jauh antar sesama anggota Organisasi Kerjasama Islam,” bunyi pernyataan tersebut.

Menurut Muhammadiyah dialog merupakan opsi jalan keluar dari konflik. 

“Kami mendorong dilakukannya dialog dan langkah-langkah diplomasi untuk menyelesaikan konflik di kawasan Timur Tengah tersebut,” tegasnya.

Sebagai penutup, Muhammadiyah mengajak seluruh elemen dunia untuk berperan dalam menciptakan perdamaian. 

“Kami mengajak semua negara, lembaga-lembaga multilateral dan bilateral, tokoh-tokoh agama dan kekuatan masyarakat pada umumnya untuk ikut menciptakan kedamaian dan keadilan global dan mengecam segala bentuk tindakan yang semena-mena yang menyebabkan kerusakan dan hancurnya peradaban di muka bumi,” demikian isi pernyataan tersebut.

Sebagai tambahan, surat pernyataan itu ditandatangani di Yogyakarta pada 13 Ramadan 1447 H atau 2 Maret 2026 M oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafiq A. Mughni dan Sekretaris Muhammad Sayuti.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

BANTEN
Polda Banten Ringkus Jaringan Curanmor Modus Aplikasi Kencan hingga Sita 27 Kendaraan, Ini Daftarnya

Polda Banten Ringkus Jaringan Curanmor Modus Aplikasi Kencan hingga Sita 27 Kendaraan, Ini Daftarnya

Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00

TANGERANGNEWS.com-Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten membongkar jaringan pencurian dan penggelapan kendaraan bermotor lintas provinsi.

HIBURAN
Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:23

Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill