Connect With Us

Kisah Tragis Ayah Pukuli Putrinya Hingga Tewas di Malang

| Minggu, 22 Februari 2015 | 10:59

Ilustrasi Pemukulan. (tangerangnews / ist)

Gara-gara berebut baju dengan kakak kandungnya, Kasih Ramadani (8) menghembuskan nafas terakhirnya usai dianiaya orangtua korban, Deni (32). Kepada petugas Polres Malang, Deni mengaku jengkel setelah melihat putri keduanya itu rewel berebut baju dengan kakaknya.

Dengan kayu pikulan, korban dipukuli hingga berkali-kali. Akibat pukulan itu, Kasih Ramadani pun tidak berdaya. Kasih Ramadani sempat mendatangi ayahnya dan meminta maaf. Setelah itu anak malang tersebut pingsan. Korban pun akhirnya tewas dalam pelukan ayahnya.

Aksi penganiayaan itu dilakukan di sawah di Dusun Buwek, Desa Sitirejo Kec. Wagir, Kab. Malang. "Jadi pelaku mengaku menggunakan bambu yang biasa digunakan untuk mengangkut kayu atau pikulan. Saat itu korban rewel karena berebut baju dengan kakak kandungnya," kata AKP Ibnu Sutiyo, Kanit PPA Polres Malang, Minggu (22/2/2015).

 

NASIONAL
Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Senin, 14 September 2026 | 16:46

Suahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill