Connect With Us

Gempa di Padang Banyak Gedung Ambruk, Diduga Banyak Korban

| Rabu, 30 September 2009 | 20:48

TANGERANGNEWS- Banyaknya gedung yang mengalami kerusakan parah seperti ambruk dan terbakar akibat gempa 7,6 SR di Padang, Sumatera Barat pada pukul 17.16 WIB diprediksi bakal menyisakan banyak korban. Direktur Eksekutif Yayasan Mitra Peduli Indonesia, sebuah lembaga swadaya masyarakat yang berkonsentrasi terhadap sosial dan penanggulangan bencana memperkirakan akan banyak korban. "Saya mendapat laporan dari mitra jejaring kami Yayasan Kabisat Indonesia, diperkirakan akan banyak korban," kata Efri S Bahri tadi malam. Ditegaskan, sebagai lembaga sosial Yayasan Mitra Peduli Indonesia dan Kabisat Indonesia akan menurunkan para relawan ke lokasi bencana untuk melakukan asesstment dan pertolongan sementara. "Kami akan bersama mitra jejaring dri Kabisat Indonesia akan langsung ke lapangan. Saat ini para relawan sudah mencari data. Namun, jika dilihat dari kekuatan gempa yang merusakkan beberapa bangunan dan jalan, kami menduga jumlah korban akan cukup banyak," ujar Efri yang sudah menjadi relawan di beberapa lokasi bencana seperti tsunami Aceh, banjir bandang di Jember, gempa di Tasikmalaya serta beberapa lokasi gempa lainnya.(ir/jp)
KOTA TANGERANG
Komisi III DPRD Dorong Penguatan Kompetensi SDM melalui Diklat Lisensi Aviasi

Komisi III DPRD Dorong Penguatan Kompetensi SDM melalui Diklat Lisensi Aviasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:11

Komisi III DPRD Kota Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai langkah strategis untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill