Connect With Us

Maskapai Jangan Manfaatkan Kesempatan

| Kamis, 1 Oktober 2009 | 19:05

TANGERANGNEWS- Maskapai penerbangan nasional diminta untuk tidak memanfaatkan momentum gempa di Padang, Sumatera Barat, yang terjadi Rabu (30/9), dengan menaikkan harga tiket seenaknya saja. Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara Departemen Perhubungan, Tri S Sunoko, mengatakan, pihaknya telah menyampaikan imbauan tersebut kepada seluruh manajemen maskapai nasional domestik. Dia mengeluarkan imbauan itu setelah ada laporan masyarakat bahwa harga tiket dinaikkan melebihi harga jual tiket diluar kewajaran, mirip saat musim libur atau mudik Lebaran. "Kita terima laporan sejumlah maskapai domestik memanfaatkan momentum ini untuk memasang tarif cukup tinggi pada rute penerbangan menuju Padang,” kata di Jakarta, Kamis (1/10). Dia meminta empati pihak maskapai untuk tidak menerapkan tarif batas atas (TBA) high season. "Hal ini juga dalam rangka bantuan atau misi kemanusiaan sebagai bentuk keprihatinan kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah di Padang dan Jambi,” ujarnya. Fakta di lapangan, memang harga tiket pesawat menuju Padang melonjak tinggi. Para calo menawarkan hingga sejuta rupiah. Sementara itu, tiket resmi ludes sejak kemarin. Pasca gempa berkekuatan 7,6 SR yang mengguncang Pariaman kemarin, mengakibatkan semua tiket pesawat Airlines untuk penerbangan tujuan Sumatera Barat sudah habis terjual. Deddy Rinaldy (20), mahasiswa asal Sumatera Barat, mengatakan seluruh tiket penerbangan yang meliputi pesawat Sriwijaya, Garuda dan Batavia Air tujuan Bandara Minangkabau telah terjual habis sejak semalam. "Saya sudah tahu habis, tapi saya go show saja. Mana tahu ada yang cancel. Kalau harga calo, saya tak mampu," katanya, yang ke bandara diantar oleh rekan-rekan kuliahnya. Hingga kini, Deddy belum mengetahui kabar kedua orangtuanya, beserta kakaknya, di Padang. Kepada wartawan, Supervisior Ticketing Sriwijaya Air, Kartini Elisabeth Natalia, mengatakan tiket untuk penerbangan dua hari kedepan pun sudah habis dipesan. "Sriwijaya Air tidak akan menambah armada maupun ekstra flight, walaupun nantinya ada pasti akan difokuskan untuk penerbangan para tenaga medis yang akan dikirim ke sana," katanya. Sementara, Pusat Komunikasi Publik Dephub merilis, berdasarkan laporan per telepon Kamis pagi ini, akibat guncangan hebat sebesar 7,6 skala Richter di Padang, sejumlah tidak ada kerusakan fatal pada fasilitas bandara yang berada di kawasan Sumatera. ”Hanya bandara Minangkabau yang langit-langitnya runtuh, tetapi itu tidak mengganggu operasioanl penerbangan,” jelas Kapuskom Publik Dephub Bambang S Ervan. Selain Bandara Minangkabau, dampak gempa juga terjadi di Bandara Sibolga. Sebagian kaca di menara bandara tersebut pemantau pecah akibat guncangan gempa, tetapi kerusakan itu juga tidak berdampak pada operasioanl penerbangan. Bandara di Jambi dan Kerinci tidak mengalami kerusakan pada fasilitasnya, meski kawasan di sekitar bandara Kerinci seperti RS, ada yang hancur. (ir/jp)
HIBURAN
Serunya Menjelajahi Dunia Bawah Laut di Mal Ciputra Tangerang

Serunya Menjelajahi Dunia Bawah Laut di Mal Ciputra Tangerang

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:15

Sedang mencari destinasi liburan keluarga yang seru, edukatif dan penuh warna? Mal Ciputra Tangerang kembali menghadirkan event tematik menarik bertajuk "Under The Sea" yang berlangsung mulai 7 Agustus hingga 6 September 2026

KOTA TANGERANG
Komisi III DPRD Dorong Penguatan Kompetensi SDM melalui Diklat Lisensi Aviasi

Komisi III DPRD Dorong Penguatan Kompetensi SDM melalui Diklat Lisensi Aviasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:11

Komisi III DPRD Kota Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai langkah strategis untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

NASIONAL
PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:02

PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pagi.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill