Connect With Us

RS Polri Siapkan 2 Peti Jenazah untuk SZ dan Syahrir

| Minggu, 11 Oktober 2009 | 15:25

TANGERANGNEWS- RS Polri Sukanto telah menyiapkan 2 peti jenazah untuk tersangka teroris Syaifudin Zuhri (SZ) dan Syahrir. Pada Senin 12 Oktober jenazah akan diserahkan kepada keluarga. Pantauan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (11/10), sekitar pukul 13.15 WIB, sebuah mobil ambulans APV silver bernopol B 8247 YQ datang dan menurunkan 2 peti jenazah berwarna coklat. Peti itu langsung dibawa masuk ke kamar mayat rumah sakit tersebut. Di kamar jenazah tersimpan jasad SZ dan Syahrir. "Kita hanya menerima order saja. Jadi tidak mengetahui ini peti untuk siapa," jelas petugas pengantar peti yang enggan disebutkan namanya. Tidak ada petugas rumah sakit atau kepolisian yang bersedia memberikan komentar. Namun sebelumnya berdasarkan keterangan keluarga, 2 tersangka pelaku teror itu setelah diambil akan langsung dikuburkan di tempat pemakaman umum (TPU) Pondok Rangon, Jakarta Timur. (dtkl)
BANTEN
Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan ketersediaan energi listrik di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi surplus sebesar 30 persen dari total kapasitas daya tampung pemakaian.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill