Connect With Us

RS Polri Siapkan 2 Peti Jenazah untuk SZ dan Syahrir

| Minggu, 11 Oktober 2009 | 15:25

TANGERANGNEWS- RS Polri Sukanto telah menyiapkan 2 peti jenazah untuk tersangka teroris Syaifudin Zuhri (SZ) dan Syahrir. Pada Senin 12 Oktober jenazah akan diserahkan kepada keluarga. Pantauan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (11/10), sekitar pukul 13.15 WIB, sebuah mobil ambulans APV silver bernopol B 8247 YQ datang dan menurunkan 2 peti jenazah berwarna coklat. Peti itu langsung dibawa masuk ke kamar mayat rumah sakit tersebut. Di kamar jenazah tersimpan jasad SZ dan Syahrir. "Kita hanya menerima order saja. Jadi tidak mengetahui ini peti untuk siapa," jelas petugas pengantar peti yang enggan disebutkan namanya. Tidak ada petugas rumah sakit atau kepolisian yang bersedia memberikan komentar. Namun sebelumnya berdasarkan keterangan keluarga, 2 tersangka pelaku teror itu setelah diambil akan langsung dikuburkan di tempat pemakaman umum (TPU) Pondok Rangon, Jakarta Timur. (dtkl)
PROPERTI
Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:06

Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

HIBURAN
PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:24

PET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill