Connect With Us

Bos PT Freeport Blak-blakan di Sidang MKD

EYD | Kamis, 3 Desember 2015 | 14:01

Maroef Sjamsoeddin (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin hadir di sidang Majelis Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan pencatutan nama presiden dan wakil presiden yang dilakukan Ketua DPR Setya Novanto. Ini siaran langsung kesaksiannya.

Maroef hadir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2015) pukul 13.26 WIB. Dia mengenakan baju batik warna biru muda saat menghadiri sidang MKD yang dipimpin Wakil Ketua MKD Junimart Girsang. Dia langsung memberikan kesempatan kepada Maroef untuk menceritakan kronologi pertemuan dengan Ketua DPR Setya Novanto dan pengusaha Reza Chalid.

Pertemuan pertama digelar pada April 2015. Saat itu, Maroef menemui Ketua DPR Setya Novanto di ruangannya. Sempat muncul ajakan ngopi-ngopi. Maroef kemudian kembali bertemu Setya pada Mei 2015. Saat itu, Setya bersama pengusaha Reza Chalid. Mereka kemudian sempat bicara soal saham dan perpanjangan kontrak karya.

Pertemuan ketiga lalu kembali digelar sebulan kemudian, tepatnya pada 8 Juni 2015. Saat itu, Maroef merekam pembicaraan karena curiga dengan gelagat Setya dan Reza Chalid. Dia juga sempat melaporkan pertemuan dengan Setya dan Reza kepada bos Freeport International Jim Bob.

Dalam kesempatan itu, Maroef menyatakan sudah diperiksa Kejagung soal kasus Setya Novanto. Ponselnya yang dipakai merekam juga dipinjam untuk penyelidikan. MKD kemudian meminta tanda bukti peminjaman barang tersebut.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Puluhan Tahun Diabaikan, Jalan Perbatasan Bogor–Tangerang Dibangun Tahun Ini

Puluhan Tahun Diabaikan, Jalan Perbatasan Bogor–Tangerang Dibangun Tahun Ini

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:51

Ruas Jalan Maloko–Dangdang yang selama puluhan tahun rusak dan nyaris tak tersentuh pembangunan dipastikan akan diperbaiki pada 2026 melalui rencana kolaborasi antarpemerintah daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill