Connect With Us

Mantap, Warga Ponorogo Bayar Listrik Pakai Singkong hingga Bebek

EYD | Rabu, 20 Januari 2016 | 08:32

Ilustarsi PLN sedang pasang Aliran Listrik (afdhalilahi.blogspot.com / TangerangNews)

TANGERANG - Sekitar 600 kepala keluarga (KK) dari 4 desa di Ponorogo, Jawa Timur, setiap bulan bayar tagihan listrik hanya dengan singkong, pisang, bebek, ayam, atau lainnya.


Hal ini berlangsung sejak 2011, ketika pertama kali warga di Desa Andung Biru, Desa Tiril, Desa Sumber Duren, dan Desa Roto menikmati listrik di rumahnya.

Aliran listrik ini berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) kapasitas 40 kiloWatt (kW). Pembangkit ini merupakan bantuan dari PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN).

"Sekitar 1990, desa-desa di sini ketika malam hari gelap gulita, tak ada listrik. Saya bersama warga yang lain berinisiatif membangun PLTMH sendiri, tapi kapasitasnya masih sangat kecil, hanya 16 kW dan hanya mampu melistriki beberapa puluh rumah saja," ujar M. Rosid, warga Desa Andung Biru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.

Rosid mengungkapkan, pada 2011 PGN bekerja sama dengan Universitas Brawijaya memberikan bantuan satu unit PLTMH kapasitas 40 kW.

Dengan memanfaatkan aliran Sungai Pekalen, listrik yang dihasilkan mampu menerangi 600 rumah di 4 desa.

"Alhamdulillah, malam hari desa-desa di sini jadi terang, anak-anak bisa belajar, keluarga bisa nonton televisi setiap hari," ungkap Rosid.

Rosid menambahkan, setiap rumah di empat desa tersebut terdapat meteran listrik, dan setiap bulannya pemakaian listriknya dicatat oleh petugas koperasi yang dikelolanya bersama beberapa warga lainnya.

"Warga di sini bayar tagihan listriknya tidak pakai uang tunai, tapi menggunakan hasil kebun mereka, bisa bayar pakai singkong, pisang, bahkan ada yang bayar pakai bebek, ayam dan macam-macam," katanya.

Rosid mengatakan, bagi warga desa yang ekonominya masih lemah, tidak perlu bayar listrik alias gratis.

"Warga miskin tak perlu bayar listrik, sekolah dan rumah ibadah juga listriknya gratis. Warga desa banyak terima kasih ke PGN, karena selain diberi pembangkit listrik, PGN juga memberikan bantuan pembangunan sekolah dan rumah ibadah," tutup Rosid.

Kepala Komunikasi Korporat PGN, Irwan Andri Atmanto mengatakan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PGN juga memiliki tanggung jawab bersama-sama pemerintah untuk membantu mensejahterakan rakyat Indonesia.

"Kami senang bisa membantu masyarakat di 4 desa di Ponoroggo, sehingga mereka bisa bersama-sama dengan PGN bisa memanfaatkan sumber daya alam di sana untuk menjadi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat, untuk keperluan sehari-hari, maupun meningkatkan perekonomiannya dengan membuka usaha kripik, kue, hingga pengeringan kopi," kata Irwan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill