Connect With Us

Dari Bule sampai Tukang Sate Nikmati Gerhana Matahari

| Selasa, 8 Maret 2016 | 07:57

Gerhana matahari yang ditampilkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANG - Gerhana matahari total pada Rabu (9/3/2016) sukses menarik wisatawan mancanegara dan domestik ke kota-kota yang dilewati fenomena alam langka ini. Selain turis, pedagang yang mencari peruntungan juga berburu keramaian di lokasi gerhana.

Turis asal Yunani, Christos, nekat bolos kerja demi melihat gerhana matahari total di Belitung. "Saya bolos kurang lebih satu minggu. Saya sangat antusias," kata Christos.


Christos yang berprofesi sebagai teknisi sekaligus guru matematika ini datang sendirian ke Belitung pada Minggu (6/3/2016). Dia tak sabar merasakan suasana yang mendadak gelap karena matahari tertutup bulan. "Posisi (matahari) sangat rendah dan bisa lihat korona yang menakjubkan secara lebih dekat," ujarnya.

Tahun ini adalah kedua kalinya dia menyaksikan gerhana matahari total. Sebelumnya dia melihat fenomena itu di Mongolia pada 2008.

Dia mengaku cemas dengan kondisi cuaca di Indonesia yang saat ini kerap hujan. Dia juga gagal membujuk teman-temannya ikut datang ke Indonesia karena masalah cuaca itu. Tapi, dia tak merasa rugi kalaupun nanti mendung, karena dia tetap bisa menikmati keindahan Belitung. "I love Indonesian people," ujarnya.

Selain turis seperti Christos, gerhana di Belitung dan beberapa daerah lainnya juga menarik perhatian Sahal, pedagang sate asal Belitung Utara. Sehari-harinya dia berdagang di Membalong yang jauh dari sini Pantai Tanjung Kelayang tempat dia sementara menjajakan sate. "Kata kawan di Tanjung Kelayang bakal ramai karena gerhana, makanya saya coba dagang di sini," kata Sahal.

Pantai Tanjung Kelayang memang jadi pusat pengamatan gerhana matahari total di Belitung. Terbukti omzetnya bertambah meski belum banyak. Dia berharap hari ini dan hari gerhana besok bisa lebih banyak. "Ya Alhamdulillah, semoga besok bisa lebih ramai," kata mantan TKI di Arab Saudi tersebut.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:09

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill