Connect With Us

Sudah Kalah Telak, Menpora Sebaiknya Turuti Putusan MA

EYD | Minggu, 13 Maret 2016 | 10:14

Roy Suryo (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi diminta menjalankan putusan Mahkamah Agung (MA) soal pembekuan PSSI. Putusan itu dinilai sudah berkekuatan hukum tetap.

Roy Suryo sebagai mantan Menpora yang mengemukakan pendapat itu. Dia mengungkapkannya kepada para pewarta, Minggu (13/3/2016), di Yogyakarta. "Kalau dalam istilah sepak bola, ini sudah lebih dari hat-trick. Sudah dikalahkan putusan sela PTUN, dikalahkan PTUN, dan seterusnya. Kalah diputusan MA. 4-0," kata Roy.

"Ini sudah inkracht, sehingga harus dijalankan. Saya ngomong ini ditempat lahirnya PSSI, tempat tinggalnya Eyang Suratin dulu, tempat lahirnya sepak raga, yang kemudian jadi sepak bola," tambahnya.

Soal pelaksanaan putusan MA ini, pelaksana tugas harian Kepala Bagian Hukum Kemenpora, Yusuf Suparman, mengaku sudah menjemput bola. Dia mendatangi Panitera Muda Tata Usaha Mahkamah Agung RI, Jumat (11/3), untuk meminta salinan putusan kasasi atas banding Kemenpora soal pembekuan PSSI itu dengan perkara Nomor 36/K/TUN/2016.

"Kami datang ke sana, tapi diminta menunggu. Paling cepat dua minggu. Kami menghormati keputusan itu karena putusan yang diurus oleh MA tak sedikit," ujar Yusuf Suparman kala memberi keterangan kepada pewarta.

Meski Kemenpora sudah kalah ditingkat kasasi, memang putusan MA itu memang baru akan berlaku kalau salinan putusan sudah dikirimkan ke pihak-pihak yang bersengketa. Usai mendapatkan salinan resmi itu, pihak Kemenpora baru akan mengambil langkah lebih lanjut. Apakah mengajukan Peninjauan Kembali, atau menjalankan putusan yang sudah inkracht atau mempunyai kekuatan hukum tetap itu.

Pihak MA menyebutkan bahwa salinan putusan atas kasus pembekuan PSSI ini baru akan diterima paling cepat dalam dua pekan mendatang.

BANDARA
Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:40

Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill