Connect With Us

Kasus Gayus Bukti Reformasi Birokrasi Melempem

| Jumat, 26 Maret 2010 | 22:40

Pengadilan Negeri Tangerang (dens / dira)


TANGERANGNEWS-Kasus makelar kasus pajak Gayus Tambunan adalah sebuah bukti bahwa pelaksanaan reformasi birokrasi di Kementrian Keuangan masih belum efektif.
 
Pernyataan itu dikatakan oleh pengamat ekonomi,  Rizal Ramli. Dia mengatakan, ini bukti reformasi masih diatas kertas. "Artinya, dengan adanya kasus Gayus ini, reformasi birokrasi di Kementrian Keuangan masih diatas kertas saja," ujarnya, saat berada di di Gedung Bappenas, malam ini.
 
Menurut dia, kasus Gayus tersebut bukan satu-satunya kegiatan yang bersangkutan dengan makelar kasus di bidang pajak. "Saya berpikir sepertinya masih banyak kasus yang lain.  Pertanyaannya kenapa ini masih terjadi?" tuturnya.
 
Dengan begitu, simpulnya, kinerja karyawan negara tidak diukur dengan sistem terbuka.  "Gaji makin tinggi tapi kinerja nggak berubah," katanya lagi.
 
Secara terpisah, Dirjen Pajak Kementrian Keuangan Mochammad Tjiptardjo bersikukuh bahwa reformasi birokrasi di lingkungan Kementrian Keuangan berhasil. "Tapi tercederai oleh pihak yang tidak patut," kata dia.
 
Adanya kasus Gayus ini, kata dia, jangan sampai menimbulkan kemalasan untuk membayar pajak. "Yang salah kita benahi, tapi kewajiban pajak terus berjalan. Negara ini mau berjalan bagaimana (kalau tidak bayar pajak)?" tanyanya.(dee)

NASIONAL
Mengenal PMOS, Istilah Baru Pengganti PCOS dan Dampaknya bagi Wanita

Mengenal PMOS, Istilah Baru Pengganti PCOS dan Dampaknya bagi Wanita

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:34

Perubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill