Connect With Us

Sebanyak 20 Unit Hunian Sementara Dibangun

| Sabtu, 28 Maret 2009 | 20:38

TANGERANGNEWS.COM-Sebanyak 20 unit hunian sementara dibangun di dekat tanggul yang jebol. Hunian itu rencananya akan dihuni 55 kepala keluarga dengan pembagian satu unit diperkirakan akan dihuni tiga keluarga. Hunian menyerupai rumah dengan bahan dasar menggunakan triplek dan berlantaikan semen itu, dibangun lengkap dengan dapur umum dan air bersih siap minum. "Rencananya satu unit tiga keluarga, namun itu semua tergantung jumlah keluarga. Yang terpenting kita menyelamatkan para ibu dan anak-anak," ujar Hendra Koordinator pembuat hunian sementara hari ini. Sementara itu, mulai malam sejumlah pengungsi terlihat mulai gelisah di Desa Gunung (dekat tanggul jebol). Mereka mulai mencari lokasi istirahat. Sejumlah penghuni mengatakan, sulit mencari lokasi yang aman untuk istirahat. "Meski begitu mau bagaimana lagi saya harus tetap beristirahat dengan keadaan yang seperti ini,"ucap Resti warga yang bermalam di tenda pengungsian dekat tanggul jebol. Sementara itu dua mayat pada pukul 20.30 WIB ditemukan di Kali Pesanggrahan tepatnya di wilayah Rempoa, Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Belum diketahui jumlah tersebut sudah termasuk dengan jumlah saat penghentian evakuasi sekitar pukul 20.00 WIB yang berjumlah sekitar 91 orang korban yang tewas. (den)
BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

BANTEN
Detik-detik Evakuasi Penumpang KMP Batumandi yang Terbakar di Perairan Merak Banten

Detik-detik Evakuasi Penumpang KMP Batumandi yang Terbakar di Perairan Merak Banten

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:07

Insiden mengejutkan terjadi di perairan Merak ketika KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendadak terbakar saat hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill