Connect With Us

Sebanyak 20 Unit Hunian Sementara Dibangun

| Sabtu, 28 Maret 2009 | 20:38

TANGERANGNEWS.COM-Sebanyak 20 unit hunian sementara dibangun di dekat tanggul yang jebol. Hunian itu rencananya akan dihuni 55 kepala keluarga dengan pembagian satu unit diperkirakan akan dihuni tiga keluarga. Hunian menyerupai rumah dengan bahan dasar menggunakan triplek dan berlantaikan semen itu, dibangun lengkap dengan dapur umum dan air bersih siap minum. "Rencananya satu unit tiga keluarga, namun itu semua tergantung jumlah keluarga. Yang terpenting kita menyelamatkan para ibu dan anak-anak," ujar Hendra Koordinator pembuat hunian sementara hari ini. Sementara itu, mulai malam sejumlah pengungsi terlihat mulai gelisah di Desa Gunung (dekat tanggul jebol). Mereka mulai mencari lokasi istirahat. Sejumlah penghuni mengatakan, sulit mencari lokasi yang aman untuk istirahat. "Meski begitu mau bagaimana lagi saya harus tetap beristirahat dengan keadaan yang seperti ini,"ucap Resti warga yang bermalam di tenda pengungsian dekat tanggul jebol. Sementara itu dua mayat pada pukul 20.30 WIB ditemukan di Kali Pesanggrahan tepatnya di wilayah Rempoa, Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Belum diketahui jumlah tersebut sudah termasuk dengan jumlah saat penghentian evakuasi sekitar pukul 20.00 WIB yang berjumlah sekitar 91 orang korban yang tewas. (den)
PROPERTI
Danantara Housing Expo 2026 Sediakan 6 Ribu Unit Hunian MBR, Termasuk di Tangerang

Danantara Housing Expo 2026 Sediakan 6 Ribu Unit Hunian MBR, Termasuk di Tangerang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Event Danantara Housing Expo (DHE) 2026 resmi dibuka di NICE Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 27 Agustus 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill