Connect With Us

Korban Meninggal Situ Gintung Capai 93 Orang

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 28 Maret 2009 | 22:01

Situ Gintung Jebol, 27 Maret 2009. (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Korban meninggal dalam bencana runtuhnya tanggul Situ Gintung di Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan hingga pukul 21.00 WIB mencapai 93 orang.

Ketua Posko Utama Bencana Situ Gintung, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (UMJ) Kota Tangerang Selatan Rahmat Salam mengatakan, sebenarnya pada pukul 19.00 WIB pihaknya sudah menghentikan upaya pencarian jasad para korban. Namun, ternyata petugas mendapat informasi warga di wilayah Rempoa, Ciputat menemui dua jenazah lagi.

“Barusan kami mendengar informasi ada dua mayat lagi ditemukan warga tergenang di Kali Persanggrahan tepatnya di wilayah Rempoa,” ujarnya kepada TangerangNews.com  sekitar pukul 21.30 WIB.

Meski pencarian korban dihentikan, tetapi jika mendapat informasi petugas akan langsung menangani. Sehingga, kata dia, bisa saja jumlah itu akan bertambah. Berdasarkan data posko, total korban meninggal mencapai 93, terdiri dari 60 perempuan, 30 laki-laki, 3 mahasiswa UMJ (2 perempuan, 1 laki-laki). 11 korban belum teridentifikasi berada di RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

 

Korban hilang atau belum ditemukan mencapai 102. Diberhentikannya pencarian korban, karena Tim SAR butuh beristirahat. Pencarian, kata dia, akan dilanjutkan mulai besok pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Tim SAR masih akan melakukan penyisiran Kali Pesanggrakan dengan menggunakan anjing pelacak. “Selain itu kami juga akan melakukan pendekatan dengan keluarga korban yang hilang. Sebab ada informasi beberapa korban hilang sudah dibawa keluarganya,” jelasnya. (den)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

TANGSEL
Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill