Connect With Us

Blackberry Akhirnya Tunduk kepada India

| Selasa, 17 Agustus 2010 | 11:21

Blackberry (int / int)

TANGERANGNEWS-Research In Motion (RIM), produsen telepon Blackberry, memberikan akses terbatas kepada pemerintah India sampai 1 September untuk layanan kirim pesan (messenger)-nya.

Minggu ini akan dibicarakan pemberian akses ke email perusahaan yang dikirimkan melalui perangkat Blackberry. Demikian dikatakan sumber di pemerintah India. Untuk ini, pemerintah India menetapkan tenggat waktu kepada RIM sampai 31 Agustus.

India menginstruksikan RIM memberikan akses layanannya ke negara tersebut. Jika tidak, BlackBerry dilarang beroperasi di India, dengan pasar telekomunikasi yang paling cepat berkembang di dunia.

India sempat mengajukan larangan bagi layanan surat elektronik dan kirim pesan Blackberry karena Dinas Keamanan tidak dapat mengontrol isinya.(rol/dira)
MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Lengkap SPMB SMP Negeri Kota Tangerang 2026/2027

Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Lengkap SPMB SMP Negeri Kota Tangerang 2026/2027

Rabu, 24 Juni 2026 | 08:20

Jadwal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 telah resmi dirilis.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill