Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Di Twitter Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat agar mengisi media sosial dengan berita yang penuh kesejukan dan keteduhan.
"Kita terus membangun infrastruktur digital yang lengkap dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Mari kita manfaatkan untuk hal-hal yang positif. Mengisinya dengan penuh tanggung jawab, termasuk mengisi pemberitaan di media sosial dengan keteduhan dan kesejukan," tulis Jokowi, pagi ini.
Ia mengatakan, konektivitas fisik dan digital akan semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
Selain itu, konektivitas itu menurutnya juga bisa dimanfaatkan untuk berbagi pengalaman dalam membangun daerah dan desa.
Menurutnya di Indonesia ada 75 ribu desa, 514 kabupaten/kota, yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.
Jokowi Minta Infrastruktur Digital Dipakai untuk Hal Positif
Media sosial diketahui menjadi sesuatu yang penting diera digital saat ini. Namun, tak jarang media sosial dimanfaatkan untuk sesuatu yang negatif.
Pada Oktober 2020 misalnya, Kemenkominfo mengaku telah memblokir 1.759 akun penyebar kabar bohong (hoaks) terkait virus corona (Covid-19) di berbagai platform media sosial. Rinciannya 1.300 akun Facebook, 15 akun Instagram, 424 akun Twitter, dan 20 akun Youtube.
Sudah ada 104 orang yang menjadi tersangka akibat memproduksi dan menyebarluaskan kabar bohong di media sosial. Sebanyak 17 di antaranya sudah ditahan oleh pihak kepolisian.
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews