Connect With Us

Nasib Mantan Pegawai KPK, Jualan Nasi Goreng Dinilai Hidupnya Penuh Martabat

Tim TangerangNews.com | Senin, 11 Oktober 2021 | 15:02

Mantan Fungsional Biro Hukum KPK, Juliandi Tigor Simanjuntak kini menjadi penjual nasi goreng. (@TangerangNews / Twitter @girisuprapdiono)

TANGERANGNEWS.com–Seusai dipecat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran tak memenuhi syarat kelulusan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pada 30 September 2021, mantan Fungsional Biro Hukum KPK, Juliandi Tigor Simanjuntak kini bekerja sebagai penjual nasi goreng. 

Juliandi yang berjualan nasi goreng demi menghidupi keluarganya itu mendapat sorotan dari rekan kerjanya waktu di KPK yang juga dipecat dari KPK, yakni mantan Direktur Sosialiasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Giri Suprapdiono. Giri membandingkan kehidupan dirinya dengan rekan seperjuangannya itu waktu di KPK. 

Giri menilai Juliandi adalah orang yang hidupnya penuh martabat disertai dengan potensi dan jasa yang hebat. Sementara, sambil bercanda, Giri mengaku dirinya hanya bisa membenarkan kompor. "Hidupnya penuh martabat. Potensi & jasanya hebat. Kalau saya baru bisa benerin kompor," kata Giri dikutip dari akun Twitter @girisuprapdiono, Senin, 11 Oktober 2021. 

Giri menyebut Juliandi merupakan salah satu rekannya dari 57 pegawai yang dituding sebagai Taliban. "Salah satu kawan 57 yg dituduh "Taliban"...Tigor Simanjuntak,” ujar Giri dalam akun Twitternya itu. 

Di mata Giri, Juliandi adalah sosok yang sopan, cerdas, aktivis gereja yang taat, dan andalan Biro Hukum KPK yang sering memenangkan berbagai praperadilan melawan para koruptor. 

“Pria kalem, sopan, cerdas, aktifis gereja yg taat, andalan Biro Hukum KPK, memenangkan berbagai praperadilan melawan koruptor," kata Giri.

Sebelumnya, bekas Penyidik KPK Aulia Postiera melalui akun Twitter @paijodirajo pada Minggu, 10 Oktober 2021, menceritakan kisah Julian yang terpaksa harus banting setir menjadi penjual nasi goreng setelah dipecat dari KPK.

"Juliandi Tigor Simanjuntak nama lengkapnya, mantan Fungsional Biro Hukum KPK. Aktivis gereja yg rendah hati. Sesuai namanya, dia lelaki yang tegar dan penuh semangat," tulis Aulia di akun Twitter. "Sementara ini, mengisi harinya dengan jualan nasi goreng di dekat rumahnya," tambah dia.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

HIBURAN
Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Selasa, 2 Juni 2026 | 11:08

Di tengah menjamurnya menu modern, Hotel Santika Premiere ICE BSD City menghadirkan kuliner tradisional Mangut Ikan Kakap sebagai menu spesial yang terinspirasi dari masakan khas pesisir Jawa Tengah dan Yogyakarta.

SPORT
3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa

3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa

Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39

Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill