Masalah Utang, Pria di Tangerang Diculik dan Disekap Belasan Jam dalam Kondisi Terikat
Sabtu, 6 Juni 2026 | 01:01
Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Korban jiwa akibat erupsi atau awan panas guguran Gunung Semeru kembali bertambah. Hingga Minggu 5 Desember 2021, pukul 15.30 WIB, tercatat ada 14 korban meninggal dunia.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan pihaknya hingga kini masih terus melakuan pencarian terhadap para korban di kawasan Gunung Semeru.
"Sampai saat ini ada 14 orang meninggal dunia, tambah satu dari sejam tadi. Berapa-berapanya kira-kira masih kita cari terus, kita kerahkan kemampuan yang ada," katanya seperti dilansir detikcom.
Adapun jumlah warga yang mengungsi sebanyak 1.300-an orang ke tempat pengungsian yang lokasinya tersebar di beberapa titik. Para pengungsi tersebut pun dipastikan terpenuhi kebutuhan dasarnya.
Mantan Pangdam V Brawijaya ini menyebut, Panglima TNI telah menyiapkan tempat pengungsian lainnya, yakni di Batalyon 27. Di sana tersedia aula yang repsesentatif untuk pengungsi yang kampunya tertimbun debu awan panas.
“Kami juga terus mencari kelompok pengungsi yang terisolir, apakah ada yang meninggal atau tidak," bebernya.
Penanganan terhadap pengungsi ini juga dibantu oleh BNPB setempat dengan mengerahkan makanan siap saji, selimut, matras, tenda, kebutuhan dasar yang jadi prioritas.
“Agar mereka tidak mendapat kesulitan makan dan minum juga kebutuhan dasar lainnya. Kami mohon doanya dari awak media," tandasnya
Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
TODAY TAGAksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
Peristiwa kebakaran melanda kawasan Perumahan Cendana Residence, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jumat 5 Juni 2026, malam.
Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews