Connect With Us

5 Jajanan yang Wajib Ada saat Perayaan Imlek

Fahrul Dwi Putra | Senin, 16 Januari 2023 | 13:12

Ilustrasi jajanan Imlek. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Perayaan tahun baru Imlek yang akan jatuh pada 22 Januari 2023,  menuai suka cita. Sebab, hal ini menjadi momentum untuk menjemput keberuntungan, dan menghalau nasib buruk.

Dalam mengawali tahun baru yang segar, biasanya tidak akan lengkap tanpa kehadiran kuliner atau jajanan khas tiap perayaan Imlek untuk disantap bersama keluarga atau orang terkasih.

Berikut ini beberapa jajanan yang wajib ada menjadi pelengkap acara perayaan Imlek, seperti dilansir dari tangerangraya.id, Senin 16 Januari 2023.:

 

1. Pangsit

Jiǎozi atau lebih dikenal dengan sebutan Pangsit, merupakan kuliner yang wajib hadir untuk perayaan Tahun Baru Imlek.

Menurut kepercayaan, mengonsumsi Jiǎozi akan membawa berkah. Jal ini karena bentuknya yang mirip seperti batangan emas pada mata uang di Dinasti Ming (1368-1644)

Beberapa tetua menyebutkan, akan menyimpa koin bersih yang besar di dalam Jiǎozi, yang nantinya akan ditemukan oleh anak yang beruntung sebagai permainan meja pada Malam Tahun Baru Imlek.

 

2. Mi Panjang Umur

Chángshòu Miàn merupakan kuliner mi sepanjang dua kaki, disajikan tanpa dipotong. Lalu, diolah dengan cara digoreng atau direndam dalam kaldu.

Makanan ini lebih dikenal dengan "mi umur panjang". Panjangnya mi ini mengisyaratkan sebagai umur dari manusia.

Menurut mitos yang beredar, semakin lama mi yang dimakan maka semakin lama masa hidup. Namun, perlu diperhatikan saat masak agar menghindari secara sengaja memotong garis hidup.

 

3. Kue Keranjang

Kue keranjang atau niangao merupakan sajian yang tidak boleh absen dari perayaan Imlek lantaran sudah sangat ikonik.

Berdasarkan tradisi kepercayaan masyarakat Tionghoa, kue keranjang dapat memberikan keberuntungan saat dimakan pada malam Tahun Baru Imlek.

Kue ini terbuat dari beras ketan, sebagai simbolis semakin tinggi dari tahun ke tahun dalam hal bisnis dan taraf hidup seseorang.

 

4. Buah Jeruk

Tidak hanya sebagai oleh-oleh semata, jeruk merupakan buah yang wajib ada saat perayaan Imlek.

Sebab, jeruk dipercaya sebagai buah yang dapat memberi berkat dan keberuntungan, hal ini lantaran dalam bahasa Kanton mirip dengan kata untuk kekayaan.

Warnanya yang keemasan pun dianggap membawa keberuntungan di hari raya. 

 

5. Lumpia

Sajian ini menjadi sajian populer di Tiongkok Timur saat Tahun Baru Imlek. Lumpia dipercaya sebagai lambang dari keinginan untuk makmur di tahun berikutnya.

Makanan yang terbuat dari isian sayur, daging, atau sesuatu yang manis kemudian dibungkus dengan lembaran tipis dan digoreng hingga kuning keemasan.

Demikian beberapa sajian kuliner yang selalu hadir saat perayaan tahun baru Imlek.

KOTA TANGERANG
Pendaftaran Dibuka 12 Januari, Ini Syarat Dapat Bansos Mahasiswa Rp6 Juta di Kota Tangerang

Pendaftaran Dibuka 12 Januari, Ini Syarat Dapat Bansos Mahasiswa Rp6 Juta di Kota Tangerang

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) resmi membuka Pendaftaran Bantuan Sosial (Bansos) Mahasiswa untuk Murni Tahun Anggaran 2027.

NASIONAL
1.000 Genset Dikirim, Warga Terdampak Banjir Aceh Teraliri Listrik Sementara

1.000 Genset Dikirim, Warga Terdampak Banjir Aceh Teraliri Listrik Sementara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:32

Desa Pante Peusangan, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, perlahan kembali teraliri listrik sementara melalui bantuan genset dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero)

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill