Connect With Us

Pengurus AKKOPSI Periode 2022-2026 Resmi Dilantik, Zaki Jadi Ketua Umum

Dimas Wisnu Saputra | Jumat, 3 Maret 2023 | 17:46

Jajaran pengurus Aliansi Kota Kabupaten Peduli Sanitasi (AKKOPSI) periode 2022-2026. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Pengurus Aliansi Kota Kabupaten Peduli Sanitasi (AKKOPSI) periode 2022-2026 resmi dilantik di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Jumat, 3 Maret 2023. Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menjabat sebagai ketua umum organisasi tersebut.

Ketua AKKOPSI Ahmed Zaki Iskandar menyatakan organisasinya lahir sejak pelaksanaan City Sanitation Summit ke-4 tahun 2009 di Solo. Kemudian dilanjutkan dalam deklarasi Jambi yang diikuti oleh 12 Bupati dan Wali Kota. 

AKKOPSI memiliki peran untuk melaksanakan advokasi kebijakan antar para kepala daerah, serta sarana untuk melakukan mediasi ke pemerintah pusat. 

Saat ini AKKOPSI memiliki 492 anggota terdiri dari Bupati dan Wali Kota se-Indonesia, serta menyalin kemitraan dengan kementerian dan mitra pembangunan non pemerintah. 

"Dengan keberadaannya dan jumlah anggota yang yang hampir semua Kabupaten/ Kota di Indonesia, maka AKKOPSI memiliki peran yang strategis untuk menjawab berbagai tantangan dan permasalahan sanitasi," katanya di hadapan wartawan.

Zaki mengatakan, dengan adanya dorongan dari setiap anggota maka akan memperkuat kebijakan daerah dalam percepatan pembangunan sanitasi.

"Juga mengatasi kawasan kumuh di Kabupaten Tangerang," paparnya.

Berbagai kegiatan yang merupakan agenda rutin AKKOPSI di antaranya advokasi horizontal learning, City Sanitation Summit, penerbitan media AKKOPSINERGI, penguatan kapasitas anggota dan smart sanitation award. 

Berikut daftar pengurus AKKOPSI periode 2022-2026 yang baru saja dilantik:

1. Ketua Umum: Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar

2. Ketua I: Wali Kota Banjarmasin, H. Ibnu Sina

3. Ketua II: Wali Kota Pariaman, Dr. H. Genius Umar, S.Sos., M.Si

4. Ketua III : Bupati Keerom, Piter Gusbager

5. Sekretaris Umum: Wali Kota Cilegon, H. Helldy Agustian, SE, SH, MH

6. Ketua Bidang Organisasi dan Kerjasama: Bupati Kebumen, H. Arif Sugiyanto

7. Ketua Bidang Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas: Wali Kota Magelang, dr. H. Muchamad Nur Aziz, Sp. PD

8. Ketua Bidang Peningkatan Mobilitas Pendanaan: Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto, B.Sc

9. Ketua Bidang Pembelajaran dan Pengembangan Pengetahuan: Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, S.Sos., MH

10. Wakil Ketua Bidang Pembelajaran dan Pengembangan Pengetahuan: Wali Kota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG

11. Ketua Bidang Monitoring dan Evaluasi Pengembangan Sanitasi: Bupati Bandung, H.M Dadang Supriatna, S.IP., M.Si

12. Ketua Bidang Advokasi dan Komunikasi: Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap, S.Si., M.Pd

13. Wakil Ketua Bidang Advokasid dan Komunikasi: Bupati Tulang Bawang, Drs. Qudrotul Ikhwan MM

OPINI
Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38

Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.

KOTA TANGERANG
Maryono Wanti-wanti Kontraktor Proyek di Kota Tangerang: Jangan Cuma Kejar Untung!

Maryono Wanti-wanti Kontraktor Proyek di Kota Tangerang: Jangan Cuma Kejar Untung!

Kamis, 5 Februari 2026 | 19:45

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengingatkan agar pelaku jasa konstruksi yang mengerjakan proyek pembangunan di Kota Tangerang agar tidak hanya mengejar margin keuntungan semata, namun juga memberi manfaat bagi masyarakat.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill