KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Salah satu rukun puasa Ramadan adalah dengan niat. Sebab, tidak mungkin berpuasa dalam keadaan yang tidak disengaja.
Ada banyak versi dari lafaz niat puasa Ramadan yang dikemukakan oleh para ulama, semua itu dapat dilafalkan sesuai keinginan karena niat yang sesungguhnya datang dari hati.
Namun, berikut adalah niat puasa Ramadan yang paling populer dan sering dilafalkan lengkap dengan lafaz arabnya.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta'aala.
Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."
Niat puasa tersebut biasanya dilafalkan setiap selesai salat tarawih dan witir di malam hari sebelum berpuasa, atau saat selesai menyantap hidangan sahur.
Jika tidak melafalkan niat pada malam hari atau usai santap sahur, maka puasa dianggap tidak sah namun ada pengecualian.
Menurut pandangan ulama, jika di malam harinya memiliki kesibukan hingga lupa untuk niat atau kebablasan saat sahur maka puasanya masih dianggap sah, dengan catatan hal tersebut memang benar-benar lupa tanpa unsur kesengajaan.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews