Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove
Selasa, 23 Juni 2026 | 21:39
Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.
TANGERANGNEWS.com- Memasuki bulan Sya'ban 1444 tahun Hijriah bertepatan dengan hari ini, Rabu 22 Februari 2023, umat muslim seluruh dunia akan mulai melakukan amalan tertentu.
Sya'ban merupakan salah satu dari bulan mulia yang dicintai oleh Nabi Muhammad SAW. Selain itu, pada bulan ini juga catatan amal perbuatan manusia diserahkan kepada Allah SWT.
Pada bulan Sya'ban pun dikenal salah satu malam mulia yakni malam Nisfu Sya'ban yang jatuh pada pertengahan bulan.
Diriwayatkan, Nabi Muhammad SAW pun gemar berpuasa ketika memasuki bulan Sya'ban, karena itulah banyak umat muslim yang mulai berbondog-bondong melaksanakan amalan tersebut di bulan ini.
Pendakwah muda Ustaz Adi Hidayat mengatakan, puasa disebut-sebut sebagai salah satu amalan tingkat tinggi yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.
"Dalam puasa kita akan terbiasa menjaga dua hal, satu menjaga amal saleh kita supaya konsisten ditingkatkan karena itu saat puasa kita senang baca Al-Qur'an dan senang sedekah, itu sudah otomatis," jelasnya.
Selain itu, puasa dapat menjadi sarana menjaga diri untuk tidak beramal salah. Oleh karena itu, orang-orang yang berpuasa akan cenderung menjaga diri dari perbuatan maksiat.
"Minimal dia (orang berpuasa) takut batal puasanya, karena itu orang puasa itu amalannya cenderung baik. Nah, kalau sudah baik (catatan amal manusia) disampaikan kepada Allah dalam keadaan yang terbaik," imbuhnya.
Adi Hidayat menuturkan, terdapat alasan Nabi Muhammad SAW terbiasa melaksanakan puasa di bulan Sya'ban yang telah beliau sampaikan dan ajarkan.
"Beliau terbiasa menunaikan puasa itu salah satunya, rahasia terbesarnya di angkat disampaikannya amalan langsung seorang hamba," pungkasnya.
Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memacu penetrasi inklusi digital guna mendukung transformasi ekonomi daerah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews