Connect With Us

5 Cara Tetap Nyaman Berpuasa Bagi Penderita Maag dan GERD

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 24 Maret 2023 | 20:56

Ilustrasi gejala maag dan GERD saat puasa. (@TangerangNews / Ilustrasi)

TANGERANGNEWS.com-Saat bulan Ramadan seluruh umat muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa, yang berarti menahan hawa nafsu termasuk untuk makan dan minum.

Banyak isu bahwa orang yang memiliki gangguan kesehatan seperti maag maupun GERD dapat mengganggu jalannya ibadah puasa. 

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah kondisi ketika asam lambung naik dari perut menuju kerongkongan (refluks asam).

Sedangkan penyakit maag dalam dunia kedokteran disebut sebagai dispepsia/gastritis, yakni penyakit akibat peradangan di dinding lambung. Kondisi ini biasanya ditandai nyeri pada ulu hati.

Dua gangguan kesehatan ini tentu akan mengganggu bagi orang yang akan menjalankan ibadah puasa, karena berkaitan dengan sistem cerna dan pengaturan jadwal makan yang berubah.

Lalu, bagaimana dengan orang dengan penyakit maag ataupun GERD dalam menjalankan ibadah puasa?

Berikut adalah tips nyaman melakukan puasa bagi penderita maag juga GERD seperti dijelaskan dr. Dedy Sudrajat, SpPD-KGEH, Spesialis Penyakit Dalam Eka Hospital BSD, Jumat 24 Maret 2023.

 

1. Jangan makan berlebihan saat sahur dan berbuka

Makanlah secara perlahan dan secukupnya, karena makan makanan dalam jumlah banyak dan berlebih dalam satu waktu dapat membuat lambung bekerja keras.

Hindari konsumsi makanan yang mengandung asam, pedas, serta bersantan karena akan merangsang asam lambung keluar lebih banyak.

"Selain itu, kurangi juga makan makanan yang banyak mengandung gas seperti kubis atau kol, sawi, nangka. Hindari pula minuman berkafein seperti kopi, teh juga minuman bersoda," jelas dr. Dedy.

 

2. Konsumsi makan ringan saat mengawali berbuka puasa

Tidak makan dan minum selama satu hari membuat perut lapar dan kosong, tentunya kondisi ini membuat kita tidak sabar untuk langsung makan besar sebagai “balas dendam”. Namun itu merupakan tindakan yang salah.

Lambung memerlukan penyesuaian terlebih dahulu secara perlahan sehingga tidak kaget. Maka dari itu saat berbuka, awali dengan konsumsi makanan ringan, setelah itu lanjutkan dengan makan besar.

"Setelahnya cukup konsumsi camilan ringan dan sehat seperti pisang atau biskuit," kata dr. Dedy.

 

3. Makanlah secara perlahan 

Makanlah secara perlahan dan hindari makan sembari mengobrol. Makan yang terlalu cepat apalagi sambil berbicara menyebabkan banyak udara masuk ke saluran cerna dan memicu sakit maag.

 

4. Hindari tidur setelah makan

Perilaku ini biasanya dilakukan setelah makan sahur. Setelah makan sebaiknya tidak langsung tidur, hal ini akan membuat tekanan dalam lambung meningkat, sehingga makanan dan cairan lambung bisa naik ke kerongkongan.

Disarankan jika ingin tidur, 1-2 jam setelah makan sahur atau buka puasa.

"Jika terpaksa harus tidur setelah makan, maka posisi tidur sebaiknya dalam posisi setengah duduk sehingga mengurangi kemungkinan refluks asam lambung," ujar dr. Dedy.

 

5. Kendalikan emosi

Selain karena saat sedang menjalankan ibadah puasa, pengendalian emosi ini juga dapat menurunkan tingkat stress dengan cara yang positif dan baik seperti istirahat sejenak jika lelah serta lakukan teknik relaksasi ataupun latihan pernapasan.

Bagi yang memiliki gangguan kesehatan maag atau GERD yang akut tentunya akan mengubah waktu dalam konsumsi obat-obatan.

Hal ini bisa disiasati agar tidak kambuh dengan mengkonsumsi obat pereda maag mendekati waktu imsak, sesaat setelah berbuka puasa serta sebelum tidur.

Dengan mengkonsumsi obat secara rutin dan memperhatikan segala makanan yang dikonsumsi beserta polanya, diharapkan puasa yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar.

"Jangan lupa selalu berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam guna mendapatkan pemeriksaan medis yang tepat," jelas dr. Dedy.

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

KOTA TANGERANG
Pasien TBC Resistan Obat Kini Bisa Dirawat di RSH Paru Kota Tangerang, Begini Mekanismenya

Pasien TBC Resistan Obat Kini Bisa Dirawat di RSH Paru Kota Tangerang, Begini Mekanismenya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:24

Kota Tangerang kini memiliki fasilitas Rumah Sehat BAZNAS Sahabat Paru. Program yang diinisasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan BAZNAS ini, sebagai upaya penanganan pasien tuberkulosis (TBC), khususnya bagi kasus TBC resistan obat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill