Connect With Us

Ini Rumah Sakit di Kota Tangerang Khusus Tangani Gagal Ginjal Akut

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 26 Oktober 2022 | 19:57

Ilustrasi ginjal akut misterius pada anak. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menetapkan beberapa rumah sakit sebagai penindakan khusus terhadap pasien gagal ginjal akut pada anak. Hal ini sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan jumlah kasus. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan pihaknya sudah memberikan surat edaran ke seluruh rumah sakit di Kota Tangerang terkait penanganan kasus gagal ginjal akut ini.

Semua rumah sakit sebenarnya ada dokter spesialis anak dan mampu memberikan pelayanan sesuai dengan kompetensinya.

Baca Juga: Ada 6 Kasus Gagal Ginjal Akut di Kota Tangerang, 4 Anak Meninggal

"Selain itu kami juga menetapkan rumah sakit khusus yaitu RSUD Kota Tangerang, RSUP Sitanala, RS EMC, RS Sari Asih Karawaci, dan RS Primaya. Ini kami persiapkan dengan melihat fasilitas dan dokter spesialis anak yang ada," ujar dr. Dini, Rabu 26 Oktober 2022.

Namun menurutnya progres kesembuhan tergantung dari pada masing-masing pasien. Apabila rumah sakit di Kota Tangerang tidak bisa menangani, pasien akan dipindahkan ke rumah sakit rujukan Kementerian Kesehatan. 

"Ada rumah sakit rujukan nasional seperti di RSCM, RS Fatmawati dan RS Harapan Kita," jelas dr. Dini.

Sejauh ini sudah ada enam kasus gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak di Kota Tangerang. Dari jumlah tersebut, empat anak dilaporkan meninggal dunia pada bulan Juni hingga Agustus 2022. Satu anak masih dirawat dan satu anak sudah sembuh pada Oktober.

Dengan adanya kasus ini, dr. Dini mengimbau kepada masyarakat Kota Tangerang untuk jangan Panik. Jika, anak ada gejala demam pastikan dulu suhunya, jangan sembarangan memberikan obat-obatan dan memperhatikan dosis obat yang diberikan.

Baca Juga: 4 Balita Penderita Ginjal Akut di Kabupaten Tangerang Meninggal

Sebaiknya, kata dia, untuk sementara tidak menggunakan obat-obatan. Misalnya jika demam, kompres dengan air hangat, gunakan baju yang tipis dan yang paling utama menjaga asupan gizi anak-anak, imunitas serta perilaku hidup bersih dan sehat.

"Terakhir, jika gejala belum juga hilang langsung datangi fasilitas layanan kesehatan agar segera ditangani," tutupnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
RS Melati Tangerang Sabet Penghargaan Produktivitas Terbaik Tingkat Kota

RS Melati Tangerang Sabet Penghargaan Produktivitas Terbaik Tingkat Kota

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:00

Rumah Sakit (RS) Melati Tangerang meraih penghargaan Juara 1 Produktivitas Kategori Perusahaan Menengah Tingkat Kota Tangerang.

BANTEN
Pemprov Banten Kembangkan Vokasi Berbasis Industri untuk Tekan Pengangguran Terbuka

Pemprov Banten Kembangkan Vokasi Berbasis Industri untuk Tekan Pengangguran Terbuka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama sektor industri terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka melalui pengembangan pendidikan vokasi dan penguatan kompetensi tenaga kerja.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Galang Donasi ASN untuk Korban Gempa NTT

Pemkab Tangerang Galang Donasi ASN untuk Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:40

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tengah mengumpulkan bantuan kemanusiaan untuk dikirimkan kepada warga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill