Connect With Us

Catat! Ini Langkah Mencegah Gagal Ginjal Akut Anak

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 20 Oktober 2022 | 11:06

Ilustrasi gagal ginjal akut. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kasus gagal ginjal akut misterius yang menyerang ratusan anak-anak usia 6 bulan-18 tahun di Indonesia dalam dua bulan terakhir, kini tengah menyita perhatian. Berkaca dari temuan kasus ini, apa sebenarnya yang menyebabkan gagal ginjal akut misterius pada anak?

Seperti diketahui, gejala yang mengarah kepada gagal ginjal akut di antaranya seperti diare, mual muntah, demam selama 3-5 hari, batuk, pilek, sering mengantuk serta jumlah air  kecil semakin sedikit, bahkan tidak bisa buang air kecil sama sekali.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta Ngabila Salam mengungkapkan, sampai saat ini penyebab pasti gagal ginjal misterius masih belum diketahui. Meski begitu, ada beberapa dugaan penyebab, yaitu infeksi virus, bakteri, dan sebagainya.

Untuk itu, Duitpintar.com, broker asuransi yang terdaftar dan diawasi oleh OJK dan menyediakan asuransi online terbaik, memberikan tips langkah yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya gagal ginjal akut, sebagai berikut:

 

1. Kelola Kadar Gula Darah dan Tekanan Darah dalam Tubuh

Mengelola kadar gula darah dan tekanan darah dalam level normal menjadi hal penting yang harus dilakukan untuk mencegah penyakit gagal ginjal.

Seperti diketahui, salah satu penyebab risiko seseorang terkena penyakit jantung dan gagal ginjal adalah penyakit diabetes. Itu hanya salah satu alasan mengapa penting untuk kita dapat mengatur kadar gula darah dalam tubuh.  

Selain itu, tekanan darah tinggi juga telah terbukti dapat meningkatkan risiko penyakit jantung serta gagal ginjal.

 

2. Makan Diet Jantung Sehat 

Diet jantung sehat, yaitu rendah gula, rendah kolesterol, tinggi serat, tinggi biji-bijian, tinggi  buah-buahan dan sayuran juga diyakini dapat membantu mencegah penambahan berat badan yang bisa berkontribusi terhadap gagal ginjal.

 

3. Cukup Minum Air Putih

Dehidrasi dapat mengurangi aliran darah ke ginjal sehingga dapat merusak organ tubuh satu ini. Untuk mencegah dehidrasi, coba perbanyak minum air putih.

Untuk mengetahui seberapa banyak harus minum air putih per hari, Anda bisa menanyakan kepada dokter. 

 

4. Kurangi Asupan Garam 

Makan terlalu banyak garam kerap kali dikaitkan dengan tekanan darah tinggi yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan gagal ginjal.

 

5. Berikan Perlindungan Maksimal dengan Proteksi Terbaik 

Langkah lainnya yang tak kalah penting dilakukan untuk pencegahan adalah memiliki asuransi kesehatan untuk melindungi keuangan dari risiko kesehatan yang mungkin terjadi selama masa berlakunya polis. Dengan kata lain, saat jatuh sakit, Anda mengalihkan risiko keuangan kepada pihak asuransi.

Seperti diketahui, asuransi kesehatan merupakan produk asuransi yang memberikan jaminan biaya ketika kita sebagai nasabah mengalami gangguan kesehatan baik sakit atau kecelakaan. 

Asuransi kesehatan akan menanggung biaya rumah sakit, seperti biaya rawat inap, dokter, obat, dan tindakan, hingga biaya operasi berdasarkan syarat yang tertera dalam polis asuransi.

Itulah langkah-langkah yang penting dilakukan untuk menjaga diri agar tidak mengalami gagal ginjal. Semoga bermanfaat.

TEKNO
Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:37

PT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuka awal tahun dengan menghadirkan penyegaran di segmen skutik 125 cc. Melalui gelaran Regional Public Launching, resmi memperkenalkan All New Honda Vario 125

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill