Connect With Us

Ternyata Ada Banyak Kasus Ginjal Akut di Kabupaten Tangerang, Faskes Dilarang Jual Obat Sirup

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 20 Oktober 2022 | 10:37

Ilustrasi ginjal akut misterius pada anak. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengaku pihaknya banyak menemukan kasus ginjal akut di wilayahnya. Sampai saat ini, penyakit tersebut telah berhasil ditangani.

Akan tetapi, Dinkes belum bisa membeberkan data jumlah kasus tersebut. Selain itu, asal mula penyebab penyakit yang menyerang anak balita itu juga belum bisa dipastikan. 

Baca juga: Waspada, Orang Tua di Kota Tangerang Lakukan Ini Jika Anaknya Gejala Ginjal

"Ini kan sedang ditelusuri, data pasti kita belum bisa diberikan. Karena kita harus mengkonfirmasi ke rumah sakit. Kemudian untuk kelompok rentan terkena ginjal akut di bawah lima tahun atau balita," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan pada Dinkes Kabupaten Tangerang dr Faridz, Kamis, 20 Oktober 2022.

Saat ini, Dinkes  sudah menginstruksikan untuk menghentikan sementara pendistribusian atau penjualan obat cair atau sirup di seluruh jejaring fasilitas kesehatan (faskes) seperti Puskesmas, RSUD dan Apotek di daerahnya. Hal itu sebagai tindak lanjut dari instruksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Saya sudah bikin surat edaran, kemudian info secara langsung ke jejaring kita puskesmas, karena instruksi baru kemarin ini perlu proses untuk kita informasikan, menunda dulu pemberian sirup sampai dengan ada keputusan BPOM," katanya dr Faridz.

Baca juga: Dinkes Kota Tangerang Minta 298 Apotek Setop Jual Obat Sirup

Ia menyebutkan, kebijakan penghentian sementara dalam penjualan obat sirup itu telah berlaku sejak awal adanya instruksi dari Kemenkes RI. Meski saat ini surat edaran (SE) dari pihaknya belum diterima oleh penyedia jasa obat atau kesehatan setempat.

"Tapi secara lisan sudah disampaikan dan berlaku sejak ditetapkan Kemenkes," ujarnya.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill