Connect With Us

Waspada Kejahatan di Internet Mengintai Anak, Begini Cara Melindunginya

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 14 Oktober 2022 | 15:33

Ilustrasi Hacker (Sumber telsetNews / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi yang begitu pesat membuat sebagian orang tua kesulitan untuk mengawasi anaknya.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik Provinsi  Banten pada 2020 pengguna internet di Kota Tangerang (76,03%), Kabupaten Tangerang (58,49%), dan Kota Tangerang Selatan (79,17%).

Sementara itu, menurut laporan dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), penetrasi internet di Indonesia didominasi oleh kalangan muda dengan persentase kelompok usia 13-18 tahun (99,16%).

Artinya hampir seluruh kelompok usia tersebut terhubung ke internet. Selain itu disusul oleh kelompok usia 19-34 tahun memiliki penetrasi internet sebesar 98,64%, seperti dikutip dari katadata.co.id, Jumat, 14 Oktober 2022.

Dengan angka tersebut membuktikan area bermain anak zaman sekarang telah beralih ke media internet. Hal tersebut pun memicu kejahatan-kejahatan di internet seperti penculikan, penipuan, pornografi, penghinaan/pencemaran nama baik, dan perjudian. Tentunya ini akan sangat berbahaya.

Untuk meminimalisir resiko, berikut beberapa tips melindungi anak dari kejahatan di internet dilansir dari stikombali.ac.id:

 

Masuklah ke lingkungan kehidupan online anak 

Untuk dapat mengawasi anak secara optimal, hendaknya orang tua pun harus mengetahui dan memahami seperti apa dunia internet. Pastikan anak berselancar di lingkungan dunia maya yang aman.

 

Buatlah perhitungan

Perhitungan ini berkaitan dengan jadwal waktu anak untuk seberapa lama online di internet serta situs apa saja yang boleh dan tidak boleh dikunjungi. Sebelum itu, berkomunikasilah terlebih dahulu dengan anak, buat kesepakatan konsekuesi apa yang didapat bila melanggar.

 

Ajarkan anak untuk melindungi privasi

Beritahu anak untuk tidak memberikan nama, nomor telepon, alamat email, alamat rumah, sekolah atau foto tanpa izin orang tua. Lalu, hindari membuka email dari orang yang tidak dikenal serta tidak merespons pesan yang mengganggu apalagi sampai berjumpa dengan orang yang dikenal melewati internet.

 

Jadilah sahabatnya

Untuk melindungi anak, melarangnya membuka internet bukanlah pilihan yang tepat. Sebab, justru bisa saja anak malah akan makin nekat membuka situs terlarang tanpa sepengetahuan orang tua.

Oleh karena itu, jadilah sahabat anak dengan cara menganjurkan mereka untuk memberitahu jika menjumpai hal-hal yang membuatnya tidak nyaman. Berikan pengajaran dan pemahaman dan jangan serta merta menyalahkan mereka.

 

Setting mesin pencari

Search engine (mesin pencari) yang sah seperti Google saat ini menawarkan penyaringan yang bisa diklik di Preferences/Safe Search Filtering. Dengan begitu dapat menghindarkan anak dari konten seksual.

Selain itu, orang tua dapat memilih situs dan aplikasi yang cocok untuk usia anaknya dengan konten yang bervariasi seperti tentang film, musik, sejarah, ilmu-ilmu, dan lainnya.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill