Connect With Us

Tekan Penyakit Rabies, Royal Canin dan Zoetis Donasikan 10 Ribu Dosis Vaksin

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 30 September 2022 | 16:39

Royal Canin Indonesia dan Zoetis Indonesia mendonasikan 10 ribu dosis vaksin rabies pada peringatan Hari Rabies Sedunia 2022. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Royal Canin Indonesia dan Zoetis Indonesia mendonasikan 10 ribu dosis vaksin rabies pada peringatan Hari Rabies Sedunia yang jatuh pada 28 September.

Donasi tersebut mendukung program pemerintah “Rabies: One Health, Zero Death,” serta Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Badan Kesehatan Hewan Dunia (WOAH) untuk mencapai nol kematian pada manusia dari gigitan anjing penderita rabies.

Royal Canin Indonesia dan Zoetis Indonesia, dalam kesempatan ini menyelenggarakan webinar edukasi, kampanye dan menyumbangkan 10 ribu dosis vaksin rabies milik Zoetis untuk 500 Klinik Hewan di seluruh Tanah Air sebagai bukti dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mengatasi penyakit mematikan ini di Indonesia.

Saat ini, rabies masih menjadi masalah yang belum sepenuhnya terselesaikan di dunia, maupun di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, angka kematiannya juga tinggi, sekitar 100 – 156 kasus kematian per tahun. 

Secara statistik, penyumbang terbesar penularan rabies adalah melalui gigitan anjing.

Di Indonesia, masih ada provinsi yang belum bebas dari rabies. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Zoetis Indonesia tahun 2021, terdapat 22,5 juta populasi anjing dan kucing berpemilik di Indonesia, namun hanya 3,93% hewan kesayangan yang divaksin. 

Kondisi ini jelas menunjukkan perlunya juga upaya bersama dari semua pihak, termasuk pemilik hewan peliharaan, untuk bahu-membahu menekan penyebaran penyakit rabies ini.

Ridarrahim Nirwandar, Presiden Direktur Royal Canin Indonesia mengatakan, tren adopsi hewan peliharaan, terutama kucing dan anjing di kalangan masyarakat Indonesia juga menjadi momentum untuk terus menyebarkan kesadaran tentang masalah rabies. 

"Kita semua melihat perlunya bekerja sama untuk mengatasinya. Untuk mendukung “Rabies: One Health, Zero Death”. Royal Canin Indonesia telah mengadaptasi kampanye inisiasi global “Take Your Pet to the Vet” (Bawa Hewan Peliharaan Anda ke Dokter Hewan), secara lokal pada kampanye yang disebut #AyokeDokterHewan dan #AyoVaksinasi untuk meningkatkan kesadaran tentang kesejahteraan kucing dan anjing," ujarnya, Jumat 30 September 2022.

Ia menyebut, pihaknya bersama dengan Zoetis, menyelenggarakan serangkaian kegiatan yaitu webinar edukasi untuk pemilik hewan dan mendonasikan 10 ribu dosis vaksin rabies milik Zoetis kepada 500 klinik hewan dalam menyambut “Hari Rabies Sedunia” tahun 2022 untuk membantu mendukung program pemerintah dan negara kita dalam meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian rabies di Indonesia agar tercapai “Rabies One Health, Zero Death”. 

"Saya yakin dengan dukungan dari pemilik hewan peliharaan, praktisi dokter hewan, asosiasi, dan industri hewan peliharaan, kita akan mencapai tujuan ini bersama-sama," sambungnya.

Ridarrahim Nirwandar menjelaskan, berdasarkan riset internal Royal Canin Indonesia selama 2018 – 2022, diketahui bahwa setidaknya 76% (14 juta) pemilik hewan peliharaan tidak pernah membawa hewan peliharaannya ke Klinik Hewan, dan 81% pemilik hewan peliharaan tidak memvaksinasi hewan peliharaan mereka sama sekali. 

Padahal keberadaan hewan peliharaan di setiap rumah rata-rata terdapat dua hingga tiga hewan peliharaan.

“Sayangnya, dari hasil penelitian kami itu juga menunjukkan bahwa hanya tiga dari sepuluh pecinta hewan yang pernah mengunjungi dokter hewan dan masih ada pemilik hewan peliharaan yang memiliki pengetahuan terbatas untuk memberikan hewan peliharaan mereka vaksinasi rutin. Kami berharap partisipasi Royal Canin Indonesia dapat membantu pemerintah menekan penyebaran rabies di seluruh negeri," pungkasnya.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

BANTEN
HUT ke-26 Banten, RS Sari Asih Group Tegaskan Komitmen Layani Kesehatan Masyarakat

HUT ke-26 Banten, RS Sari Asih Group Tegaskan Komitmen Layani Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 09:49

Provinsi Banten genap berusia 26 tahun pada 4 Oktober 2026. Seiring perkembangan wilayah dan tingginya aktivitas masyarakat, kebutuhan terhadap layanan kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kesejahteraan warga.

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill