Connect With Us

Sebagian Besar Hewan Peliharaan di Kabupaten Tangerang Belum Divaksin Rabies

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 29 September 2022 | 18:34

Vaksinasi hewan peliharaan di Kabupaten Tangerang, Kamis 28 September 2022. (@TangerangNews / Website tangerangkab.go.id)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Asep Jatnika mengatakan masih banyak hewan peliharaan yang belum divaksin rabies. Saat ini pun cakupan vaksinasi rabies dalam populasi belum mencapai 70 persen. 

"Jadi kami berharap kepada masyarakat Kabupaten Tangerang yang memiliki hewan peliharaan seperti kucing atau anjing yang belum mendapatkan vaksin rabies, segera datang ke pusat kesehatan hewan," harapnya, Kamis 29 September 2022.

Ia menjelaskan, penyakit rabies adalah salah satu penyakit strategis dunia yang bersifat zoonosis atau menular dari hewan ke manusia, dengan tingkat kematian yang tinggi.

Pengendalian penyakit rabies yang efektif adalah dengan cara pencegahan melalui vaksinasi.

Karena itu, DPKP gencar melakukan vaksin rabies secara rutin. Seperti seperti sejumlah kegiatan vaksinasi gratis dalam rangka peringatan Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day), pada 28 September.

Kegiatan itu mulai di laksanakan pada tanggal 24 September 2022 secara on the spot di Area parkir Kantor Desa Gelam Jaya dan Pet Kingdom Gading Serpong. Kemudian pada tanggal 25 September 2022 di Sport Club Citra Raya dan 28 September 2022 di Area parkir Gedung Usaha Daerah.

Selain itu, terdapat juga dua lokasi vaksin rabies lainnya, seperti di Pukeswan Balaraja dan Pukeswan Panongan yang dilaksanakan sampai tanggal 29 September.

"Meski besok hari terakhir, tapi kami akan melanjutkan vaksin rabies gratis ini sepanjang dosis vaksin rabies kita masih tersedia," jelas Asep.

Asep meminta masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang agar terus meningkatkan kesadaran terkait pencegahan penyakit rabies pada binatang.

Jika sayang pada hewan peliharaan, maka segeralah berikan vaksin di beberapa tempat yang telah disediakan. 

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKP drh. Kustri Windayani menjelaskan dalam kegiatan vaksin gratis ini turut melibatkan stakeholder terkait, seperti dari Dinas Pertanian Provinsi Banten, dan juga dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia cabang Banten.

Adapun syarat hewan yang akan divaksin harus berumur di atas 4 bulan dan sehat. Selain itu hewan tersebut juga sedang tidak hamil.

"Sampai hari ini capaian sudah lebih kurang 347 dosis vaksin rabies, diperuntukan untuk jenis hewan peliharaan seperti kucing, anjing, kera dan musang," ujarnya.

Salah satu pemilik hewan, Uca menjelaskan, dirinya sangat menyambut baik dengan diadakannya vaksinasi rabies gratis ini. Kegiatan tersebut juga merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam mengatasi permasalahan rabies di Kabupaten Tangerang khususnya.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill