Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyampaikan, terdapat satu anak di wilayahnya yang mengalami gangguan ginjal akut misterius.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang selatan Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, laporan tersebut diperoleh pada 10 September 2022 lalu.
"Terdapat satu orang anak Kota Tangsel terkonfirmasi penyakit gangguan ginjal akut progresif atipikal (GgGAPA)," ujarnya, Senin, 24 Oktober 2022.
Menurutnya, satu pasien anak yang mengalami penyakit gagal ginjal akut tersebut telah menjalani perawatan di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
"Sampai dengan tanggal 22 Oktober 2022, tidak terdapat penambahan jumlah kasus di Kota Tangsel," kata Alin.
Baca juga: Jangan Panik! Praktisi Kesehatan Tangerang Berbagi Tips Mengatasi Anak Demam
Adapun penemuan kasus ginjal akut itu bermula dari penyelidikan epidemiologi kepada satu anak laki-laki usia 5 tahun yang dilakukan oleh UPTD Puskesmas.
Kemudian, dari hasil penyelidikan anak tersebut, terdiagnosis dengan gejala demam, diare, tidak nafsu makan, nyeri bagian perut. Pemeriksaan urinenya menunjukkan gagal ginjal akut.
"Pada awalnya orangtua membawa berobat ke klinik, namun dikarenakan kondisi belum membaik kemudian berobat ke Rumah Sakit di kota Tangsel, dan dirujuk ke RSCM," pungkasnya.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.
Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews