Connect With Us

Kenali Gejala Campak pada Anak, Begini Penjelasan dari Dokter Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 18 Februari 2023 | 13:07

Ilustrasi campak pada anak (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Campak merupakan penyakit yang ditimbulkan dari virus Measies, biasanya ditandai dengan munculnya bercak-bercak ruam kemerahan pada tubuh.

Dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Mayapada Kota Tangerang dr. Marlyn Cecilia Malonda, Sp.A menjelaskan terkait gejala campak pada anak seperti dilansir dari kanal Youtube Mayapada Hospital, Sabtu 18 Februari 2023.

Marlyn menyebut, anak yang mengalami campak biasanya akan menunjukkan gejala awal atau disebut dengan prodromal.

"Terdiri dari adanya demam yang tinggi, kemudian bisa disertai dengan batuk dan pilek, dan juga coryza," ujarnya.

Gejala tersebut berbeda dengan anak yang lebih besar atau orang dewasa dengan keluhan awal nyeri pada bagian persendian.

"Pada anak juga, saat terkena campak yang harus kita perhatikan adalah komplikasi daripada virus campak tersebut," imbuhnya.

Menurut Marlyn, campak pun bisa menyerang orang dewasa terutama bagi yang saat masa kecilnya belum pernah terinfeksi virus campak ataupun belum pernah menerima vaksin campak sebelumnya.

Lanjutnya, jika mendapati anak dengan gejala segera lakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui apakah anak terinfeksi campak atau tidak.

"Jadi, anak itu mengalami demam yang tinggi 2 sampai 5 hari, kemudian pada hari kelima atau keempat terkadang sudah timbul ruam kemerahan atau yang disebut dengan ruam makulopapular," jelasnya.

Ruam tersebut bermula dari kepala atau bagian belakang telinga. Lalu, akan menjalar ke seluruh tubuh termasuk tangan dan kaki, ruam itu keluar saat anak masih mengalami demam tinggi.

Selain itu, disertai juga dengan batuk dan pilek. Bagkan, batuk dan pilek tersebut dapat menjadi cukup berat, sehingga menyebabkan komplikasi pada campak atau disebut dengan Broncopneumonia.

"Kalau ke dokter anak, kadang kita juga akan memeriksakan telinga si anak dengan alat otoskop, kita akan melihat gendang telinganya," ucap Marlyn.

Hal ini dilakukan lantaran anak dengan gejala campak biasanya akan mengalami infeksi pada gendang telinga atau dalah bahasa medis disebut Otitis media.

"Pada anak dengan demam tinggi kita juga harus waspada bisa saja terjadi kejang. Jadi, kalau anak kejang karena demam tinggi campak kita harus waspada, karena takutnya virusnya masuk ke otak atau Encephalitis," katanya.

Cakupan imunisasi, kata Marlyn, di seluruh Indonesia tengah mengalami penurunan drastis akibat dari pandemi SARS-CoV-2 selama dua sampai tiga tahun terakhir.

Hal ini menyebabkan potensi kembali terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) lantaran cakupan imunisasi yang turun tersebut.

Marlyn mengimbau agar masyarakat kembali membuka buku imunisasi untuk mengecek apakah sudah pernah menerima Vaksin Campak, Vaksin Campak Rubella atau Vaksin Campak Rubella dan Gondnongan.

"Apabila anak Anda belum pernah mendapatkan vaksin campak rubella ataupun campak itu sendiri dan MMR, ada baiknya segera datang untuk diberikan vaksinnya di rumah sakit dan klinik terdekat," pungkasnya.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

NASIONAL
Sindikat Pencuri Modus Geser Tas Diringkus Polisi, Incar Pengunjung di Berbagai Mal Termasuk Tangerang

Sindikat Pencuri Modus Geser Tas Diringkus Polisi, Incar Pengunjung di Berbagai Mal Termasuk Tangerang

Senin, 5 Oktober 2026 | 17:48

Sindikat pencurian spesialis modus geser tas yang beraksi di pusat perbelanjaan dibongkar polisi. Empat orang terduga pelaku dibekuk setelah Tim gabungan Polres Metro Bekasi dan Satresmob Bareskrim Polri memburu mereka.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill