Connect With Us

Dokter Tangerang Beberkan Fakta Dibalik Budaya Kerokan yang Ampuh Hilangkan Pegal

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 11 November 2022 | 10:18

Ilustrasi masuk angin dan kerokan. (Siam Reflexology. / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Kerokan atau scraping treatment merupakan salah satu tindakan penanganan alternatif yang masih banyak dipakai oleh masyarakat Indonesia karena dianggap ampuh menghilangkan pegal dan masuk angin.

Dokter Umum RS Sari Asih Karawaci Kota Tangerang, Fadli Ambara mengatakan, berkurangnya rasa pegal tersebut lantaran pembuluh darah yang melebar dan hal itu membantu proses peradangan atau inflamasi.

"Faktanya, pada proses pengerokan, pembuluh darah yang dikerok akan melebar, sehingga banyak oksigen yang melalui pembuluh darah dan itu membantu proses peradangan atau inflamasi. Jadi, semisal pegal-pegal kemudian dikerok, memang dapat mengurangi rasa pegalnya," kata dr Fadli Ambara seperti dikutip dari republika.co.id, Jumat 11 November 2022.

dr Fadli menjelaskan, ketika melakukan kerokan, terjadi perubahan biomolekuler dalam tubuh dan menyebabkan perubahan di dalam tubuh. Selain itu, dari peningkatan suhu tersebut kemudian timbul efek nyaman dan terjadi peningkatan imunitas terhadap infeksi setelah dikerok.

BACA JUGA: Orangtua di Tangerang Hati-hati, 7 Obat Cair Anak Ini Sudah Dilarang Dijual

Menurut Fadli, metode kerokan seringkali dipilih untuk sakit akibat masuk angin, seperti perut melilit, mual, badan tidak enak, panas dingin, pusing, sering sendawa, gejala pegal-pegal, dan kembung karena sebagian masyarakat menganggap itu lebih efektif, mudah, murah, dan cepat.

"Hanya saja, jika gejalanya berlanjut harus segera periksakan diri ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat," katanya.

Meski memiliki sedertan efek baik, kerokan pun memiliki efek samping yakni membuat kulit menjadi lecet. Namun, kata Fadli, kerusakan kulit tersebut hanya pada bagian kulit atas saja (stratum Corneum) yang memang nantinya pun akan mati dengan sendirinya (ganti kulit).

BANDARA
Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2026 | 13:46

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo (APK) berinisial GM ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dalam perkara dugaan korupsi kerja sama pengoperasian pesawat udara tahun 2022.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill