Connect With Us

Luncurkan Inovasi Kesehatan dan Pendidikan, Asda Pemkab Tangerang Minta Tinggalkan Budaya Lama

Dimas Wisnu Saputra | Rabu, 19 Oktober 2022 | 21:47

Deliver Launching Inovasi Bidang Kesehatan dan Pendidikan Kabupaten Tangerang dalam rangka peningkatan penyelenggaraan pelayanan publik di Hotel Lemo Kelapa Dua, Rabu 19 Oktober 2022. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyelenggarakan Deliver Launching Inovasi Bidang Kesehatan dan Pendidikan dalam rangka peningkatan penyelenggaraan pelayanan publik di Hotel Lemo Kelapa Dua, Rabu 19 Oktober 2022.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Kabupaten Tangerang Yusuf Hermawan mengatakan, penyelenggaraan itu merupakan tonggak peluncuran inovasi sesuai rencana yang telah didesain oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Bidang Kesehatan dan Pendidikan.

"Inovasi bukan hanya pengetahuan saja, melainkan inovasi adalah mengarah pada perubahan budaya. Oleh karenanya, saya mengajak seluruh UPTD Bidang Kesehatan dan Pendidikan, mari kita jangan ragu meninggalkan budaya lama, pola pikir lama, cara kerja linier dan monoton. Keluarlah dari zona nyaman, keluarlah dari business as usual, berorientasilah pada hasil nyata untuk pembangunan jangka panjang dan berkelanjutan," kata Yusuf saat dikonfirmasi.

Menurutnya, perkembangan zaman yang semakin pesat, era globalisasi, digitalisasi, dan virtualisasi sudah merambah sampai ke pedesaan. Karena itu, sangat dibutuhkan inovasi dalam segala hal untuk membawa perubahan masyarakat ke taraf hidup yang lebih baik.

"Saya berharap melalui kegiatan pendampingan Laboratorium Inovasi yang dilakukan bersama antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan mampu mendongkrak ide atau gagasan-gagasan inovatif dari puskesmas dan SMP negeri  di Kabupaten Tangerang," katanya.

Dia berpesan agar inovasi yang akan dilaksanakan bukan hanya sekadar untuk memenuhi tugas dan menggugurkan kewajiban, melainkan perlu memperhatikan hal-hal yakni diantaranya memastikan bahwa inovasi merupakan solusi yang tepat dalam penyelesaian permasalahan dan berbasis kepada kepentingan rakyat. 

Selain meluncurkan Inovasi Bidang Kesehatan dan Pendidikan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga melaunching Lomba Kreativitas dan Inovasi (Kanvas) Gemilang Tahun 2022.

"Diharapkan peserta yang mengikuti Lomba untuk dikalangan masyarakat, pelajar dan OPD mengalami peningkatan dari Tahun kemarin. Dan yang terpenting inovasi yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Tangerang," terangnya.

Ia juga mengucapkan selamat berinovasi dan berlomba untuk Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang. 

"Semoga dapat memberi manfaat dalam membawa perubahan menjadi lebih baik dan bagi pemenang lomba Kanvas Gemilang diharapkan dapat memberikan Kemanfaatan yang berkelanjutan bagi masyarakat," harap dia.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill