Connect With Us

Jamin Kualitas Tenaga Pendidik, Pemkot Tangerang Bentuk Aplikasi SIGURU

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 23 September 2022 | 12:34

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin saat membuka acara Workshop Aplikasi Insentif Pendidik dan Tenaga Kependidikan Tahun Anggaran 2022 bertempat di Grand Cempaka Resort, Bogor, Kamis 22 September 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang berupaya menjamin kualitas para tenaga pendidik dengan membuat Aplikasi SIGURU (Sistem Insentif Guru). Aplikasi ini digunakan untuk membantu mendata dan memverifikasi guru penerima insentif dari pemerintah.

Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin saat membuka acara Workshop Aplikasi Insentif Pendidik dan Tenaga Kependidikan Tahun Anggaran 2022 bertempat di Grand Cempaka Resort, Bogor, Kamis 22 September 2022.

Menurutnya guru, kepala sekolah, dan pengawas mempunyai peran yang sangat penting, karena mereka merupakan bagian dari terciptanya sumber daya manusia yang unggul.

"Perlu peningkatan kualitas SDM yang memadai didukung oleh sarana prasarana dan sistem yang memadai, oleh karena itu Pemkot meluncurkan Aplikasi Insentif Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kota Tangerang yakni SIGURU," ungkapnya.

Sachrudin berharap melalui kegiatan ini, para peserta yang nantinya akan dilibatkan sebagai bagian dari verifikator Aplikasi penerima Insentif yaitu pengawas sekolah dan penilik, dapat memahami dan menjalankan Aplikasi Insentif Pendidik dan Tenaga Kependidikan dengan baik.

"Pemkot Tangerang mendukung penuh segala bentuk peningkatan pengelolaan sistem pemberian insentif bagi pendidik dan tenaga kependidikan, agar ke depan pendidikan di Kota Tangerang dapat selalu menjaga kinerjanya, bersaing, lebih maju dan lebih baik," harapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin menerangkan tujuan dilaksanakan workshop ini antara lain memberikan pemahaman tentang penggunaan Aplikasi SIGURU kepada para pengawas dan penilik di Dinas Pendidikan Kota Tangerang, serta meningkatkan motivasi Pengawas Sekolah dan Penilik terhadap teknologi.

"Diharapkan Pengawas Sekolah dan Penilik mampu memahami aplikasi Insentif yang dimaksud dan terkendalinya data penerima insentif guna kesejahteraan Pendidik dan Tenaga Kependidikan," tukas Jamal.

Sebagai informasi secara rutin Pemerintah Kota Tangerang memberikan insentif kepada para pendidik dari jenjang PAUD sampai SMP.

Pada tahun 2022 ada 18.999 orang yang diberikan insentif untuk jenjang PAUD, TK, RA, SD, MI, SMP, MTs, SKH dan PKBM Negeri dan Swasta se-Kota Tangerang.

KOTA TANGERANG
Warga Ciledug Gadai NMAX, Sudah Dilunasi Motor Malah Pindah Tangan

Warga Ciledug Gadai NMAX, Sudah Dilunasi Motor Malah Pindah Tangan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40

Aksi penggelapan sepeda motor bermodus gadai terjadi di Ciledug, Kota Tangerang. Satu unit Yamaha NMAX milik korban, Edy Maulana, sempat berpindah tangan hingga ke wilayah pesisir Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

WISATA
Masuk 125 Event Terbaik KEN 2026, Festival Cisadane Didorong Tembus 10 Besar Wisata Nasional

Masuk 125 Event Terbaik KEN 2026, Festival Cisadane Didorong Tembus 10 Besar Wisata Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 11:02

Festival Cisadane 2026 resmi mencetak sejarah baru dengan menembus jajaran pariwisata nasional. Event tahunan kebanggaan Kota Tangerang ini, sukses ditetapkan sebagai salah satu dari 125 Event Terbaik dalam ajang Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill