Connect With Us

Peringati Hari Diabetes, Dokter di Tangerang Ungkap Tindakan yang Tepat Ketika Terdiagnosis

Fahrul Dwi Putra | Senin, 14 November 2022 | 13:35

Ilustrasi cek diabetes. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Hari ini, Senin 14 November 2022 diperingati sebagai Hari Diabetes Sedunia. Penyakit ini memang menjadi salah satu momok mengerikan yang mengintai banyak orang.

Di zaman kemajuan teknologi seperti saat ini, dengan segala sesuatunya yang serba instan menyebabkan perilaku hidup kurang sehat, seperti kurang gerak dan konsumsi gula yang berlebih. Ini merupakan salah satu faktor penyakit diabetes kian banyak menjangkit.

Kepala Puskesmas Karawaci Baru dr Dece Feriyeni mengungkapkan jika terdiagnosis diabetes melitus (DM), ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar penyakit ini, tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.

“Pengidap diabetes mellitus yang tidak terkontrol dengan baik, dapat menyebabkan konsekuensi serius. Seperti menimbulkan kerusakan pada berbagi organ dan jaringan penting di dalam tubuh,” kata dr Dece.

dr Dece mengatakan, ketika terdiagnosis diabetes segeralah melakukan tindakan tepat dengan melakukan diet sehat, deng lebih banyak mengkonsumsi makanan yang tinggi nutrisi dan serat, serta rendah lemak.

Pastikan juga untuk mengurangi lemak jenuh, kabohidrat olahan, dan segala hal yang kaya akan kandungan gula.

Menurut dr Dece, diet sehat pun perlu dibarengin dengan melakukan aktivitas fisik. Sebab, tindakan ini mampu membantu menurunkan kadar gula darah agar dapat diubah oleh tubuh menjadi energi. 

"Bisa lewat aktivitas yang disukai, seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda. Lakukan ini jadi rutinitas harian, sekitar 30 menit per hari. Mulai dengan pelan dan tingkatkan secara bertahap, agar tubuh siap terbiasa,” jelasnya.

Selain itu, pengidap diabetes disarankan untuk memantau gula darah setiap harinya. Pemeriksaan ini dilakukan sekali sehari dan sebelum atau setelah berolahraga. Jika mengonsumsi insulin, dapat melakukannya beberapa kali dalam sehari.

Umumnya pemantauan ini dilakukan dengan alat yang disebut pengukur glukosa darah, yang mengukur jumlah gula dalam setetes darah. 

“Pastikan rutin mengkonsumsi obat DM secara rutin sesuai aturan dokter, rutin kontrol ke faskes minimal satu bulan sekali,” tutupnya.

TEKNO
Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Selasa, 7 Juli 2026 | 11:09

PT Coway International Indonesia resmi memperkenalkan Slim Stand, produk pemurni air standing terbaru, dalam debutnya di ajang IndoBuildTech (IBT) 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill