Connect With Us

Larangan-Larangan di Hari Tasyrik, Hubungan Suami Istri Tidak Termasuk

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 18 Juni 2024 | 10:37

Ilustrasi mesum (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Hari Tasyrik merupakan tiga hari setelah Idul Adha, yaitu pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah dalam kalender Islam. 

Ada beberapa larangan yang berlaku pada hari-hari ini, salah satunya adalah larangan berpuasa. Namun, bagaimana dengan hubungan suami istri pada hari Tasyrik?

Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), istilah "tasyrik" berasal dari bahasa Arab yang diambil dari kata "syaraqa", yang berarti "matahari terbit" atau "menjemur sesuatu".

Rasulullah SAW dalam sebuah hadits menyebutkan bahwa hari Tasyrik adalah hari raya bagi umat Islam.

عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ يَوْمَ عَرَفَةَ وَيَوْمَ النَّحْرِ وَأَيَّامَ التَّشْرِيقِ عِيدُنَا أَهْلَ الْإِسْلَامِ وَهِيَ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

Artinya: "Dari Uqbah bin Amir, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Hari Arafah, hari Idul Adha, dan hari Tasyrik adalah hari raya kita pemeluk agama Islam, serta merupakan hari-hari untuk makan dan minum." (HR. An-Nasa'i, no. 2954)

Melansir dari detik.com, Selasa, 18 Juni 2024, meskipun ada beberapa larangan yang disebutkan dalam dalil mengenai hari Tasyrik, tidak ada yang secara eksplisit melarang hubungan suami istri. 

1. Haram Berpuasa di Hari Raya

Menurut riwayat Abu Sa'id Al Khudri RA:

"Rasulullah SAW melarang puasa pada dua hari, yaitu hari raya Idul Fitri dan hari raya Idul Adha." (HR. Al-Bukhari).

Hadits ini menunjukkan bahwa puasa pada hari raya tidak sah karena dianggap menolak jamuan Allah SWT dan bertentangan dengan kebahagiaan umat Muslim.

2. Haram Berpuasa di Hari Tasyrik

Dalam riwayat Muslim dari Ka'ab bin Malik RA, disebutkan:

"Rasulullah SAW mengutus Ka'ab bin Malik bersama Aus bin al-Hadatsan pada hari Tasyrik. Beliau bersabda, 'Sesungguhnya tidak masuk surga kecuali orang yang beriman. Dan hari-hari di Mina (hari Tasyrik) adalah hari makan dan minum.'"

Puasa pada hari Tasyrik juga dianggap tidak sah karena bertentangan dengan kebahagiaan umat Muslim, sebagaimana disebutkan dalam hadits tersebut.

Kedua dalil ini tidak menyebutkan larangan hubungan suami istri secara syariat di hari Tasyrik.

Mengutip buku Fiqih Maqashid Syariah oleh Syaikh Dr. Yusuf Al-Qaradhawi, setelah melakukan tahalul kedua, jemaah haji diizinkan melakukan hal-hal yang sebelumnya dilarang selama ihram, termasuk hubungan suami istri. 

Dengan demikian, meskipun hari Tasyrik memiliki beberapa larangan, hubungan suami istri tidak termasuk di antaranya. Umat Muslim tetap bisa menjalankan kehidupan suami istri dengan normal pada hari-hari Tasyrik.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Usulkan Belanja Daerah Rp5,61 Triliun di APBD 2027

Pemkot Tangerang Usulkan Belanja Daerah Rp5,61 Triliun di APBD 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:11

Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang Tahun Anggaran 2027 mulai dibahasa pemerintah dan DPRD setempat.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill