Connect With Us

Benarkah Pasien Cuci Darah pada Anak Akibat Gagal Ginjal Semakin Banyak? Ini Kata Dokter

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 28 Juli 2024 | 22:23

Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Eka Hospital BSD dr. Marissa Tania Stephanie Pudjiadi, Sp.A. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan fenomena banyaknya pasien anak yang cuci darah di RSCM Jakarta Pusat.

Melihat fenomena tersebut, dr. Marissa Tania Stephanie Pudjiadi, Sp.A, Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Eka Hospital BSD menjelaskan, banyaknya pasien anak yang cuci darah di RSCM karena rumah sakit tersebut merupakan tempat rujukan nasional.

"Sebenarnya dari dulu banyak kasus anak dengan gagal ginjal. Jadi di RSCM tidak tiba-tiba jadi banyak, tapi karena rumah sakit rujukan. Kalau dicari di rumah sakit lain juga pasti ada," katanya, Minggu 28 Juli 2024.

dr. Marissa menjelaskan gagal ginjal terbagi dua macam yakni gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis. Untuk gagal ginjal akut sifatnya terjadi secara tiba-tiba yang ditandai dengan diare, infeksi berat, demam dan shock.

"Gagal ginjal akut tidak dikaitakan dengan pola makan atau gaya hidup. Pasien bisa sembuh, ginjalnya 100 persen kembali fungsinya dan si anak bisa hidup secara normal," jelasnya.

Sementara gagal ginjal kronis adalah ginjal yang fungsinya perlahan-lahan menurun. Gagal ginjal kronis dibagi dalam 5 stadium. Untuk stadium 1 hingga 2 masih tidak ada gejala sehingga penderita cenderung tidak sadar.

"Stadium 3-4 sudah mulai bergejala. Bahkan pada stadium 5 dimana kondisi ginjal sudah 10 persen dan tidak berfungsi sama sekali, timbul gejala berat sampai harus cuci darah," ujar dr. Marissa.

Menurutnya, gagal ginjal kronis kerap disebabkan oleh penyakit penyerta seperti obesitas, amiloidosis atau diabetes tipe 2.

Penyakit-penyakit tersebut dipicu seringnya mengkonsumsi makanan yang tinggi kandungan garam atau minuman manis yang tinggi kandungan gula, tanpa diimbangi dengan olah raga.

"Sebenarnya minuman manis kalau dikonsumsi dalam jumlah sedikit tidak akan kena gagal ginjal. Tapi kalau jangka panjang bisa berdampak. Jadi efeknya tidak secara langsung," ungkap dr. Marissa,

Untuk mencegah hal tersebut, dr Marissa menyarankan untuk membatasi jumlah konsumsi garam maksimal 2 gram per hari, mengurangi konsumsi makanan kemasan atau kaleng yang tinggi kadar garam, mengurangi minuman manis kemasan dan tidak begadang.

"Untuk anak- anak disarankan sejak bayi banyak gerak bayi, usia 1 tahun disarankan 30 menit bergerak dan tidur 16 jam. Usia 1-3 tahun disarnakan 3 jam bergerak ditambah dengan aktifitas berat untuk penguatan otot dan tidur 14 jam. Usia di atas 3 tahun itu tidur 11 jam," ungkapnya.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

BANTEN
Dulu Rusak dan Kebanjiran, Akses Jalan Industri di Jatiuwung Kini Mulus Dibeton Pemprov Banten

Dulu Rusak dan Kebanjiran, Akses Jalan Industri di Jatiuwung Kini Mulus Dibeton Pemprov Banten

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:21

Warga Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang kini dapat bernapas lega. Jalan Kopi yang selama bertahun-tahun rusak, kini telah berubah menjadi jalan beton yang kokoh.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

SPORT
Carlos Pena Panggil Eks Pemain Persija Perkuat Lini Tengah Persita Tangerang

Carlos Pena Panggil Eks Pemain Persija Perkuat Lini Tengah Persita Tangerang

Rabu, 7 Januari 2026 | 12:41

Persita Tangerang resmi menambah amunisi baru pada bursa transfer paruh kedua BRI Super League 2025/2026 dengan mendatangkan gelandang asal Spanyol, Ramon Bueno.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill