Connect With Us

PLN Klaim PLTGU Tambak Lorok Bisa Atasi Emisi 671 Ribu Ton CO2 Per Tahun

Fahrul Dwi Putra | Senin, 2 September 2024 | 10:32

Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tambak Lorok Blok 3 di Semarang, Jawa Tengah (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero), melalui sub holding PLN Indonesia Power, baru saja meresmikan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tambak Lorok Blok 3 di Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat, 30 Agustus 2024, lalu. 

Diketahui, pembangkit ini memiliki kapasitas 779 Megawatt (MW) dan merupakan PLTGU tipe combined cycle single shaft terbesar di Indonesia. 

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jisman Hutajulu mengapresiasi PLN Group yang berupaya melakukan transisi energi lebih bersih.

Jisman menegaskan pentingnya tiga aspek, yakni keandalan, keberlanjutan, dan keterjangkauan listrik.

"Jadi yang ketiga (hal) tadi penting untuk masyarakat, di mana kita tak mau membebani masyarakat maupun negara," ujar Jisman dalam keterangannya.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, PLTGU ini menggunakan teknologi terbaru, sehingga akan menjadi salah satu yang paling efisien dan ramah lingkungan. 

"Dengan tingkat efisiensi yang mencapai 61% dibandingkan dengan PLTGU lainnya, pembangkit ini mampu menghindarkan emisi sebesar 671 ribu Ton CO2 dalam setahun sehingga lebih ramah lingkungan," kata Darmawan.

Selain itu, Darmawan mengungkapkan bahwa PLTGU Tambak Lorok Blok 3 juga memiliki waktu respons yang sangat cepat, yakni 70 MW dalam 1 menit.

Keunggulan ini memungkinkan PLTGU untuk mendukung pertumbuhan pembangkit energi terbarukan yang bersifat intermiten dengan cepat.

"Dengan adanya fast response power plant seperti ini tentu saja keandalan sistem di Jawa Tengah akan meningkat drastis dan juga ruang untuk menambah dari Variable Renewable Energy juga akan meningkat drastis," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Siapkan 6 Ton Benih untuk Ganti Petani Gagal Panen Terdampak Kekeringan

Pemkab Tangerang Siapkan 6 Ton Benih untuk Ganti Petani Gagal Panen Terdampak Kekeringan

Jumat, 18 September 2026 | 20:14

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menyiapkan sebanyak 6 ton benih padi sebagai langkah mengantisipasi lahan pertanian yang mengalami gagal panen dampak kemarau ekstrem.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

BANTEN
Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Jumat, 18 September 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill