Petugas Sekuriti Serang Banten Bawa Pulang Mobil Hadiah Viu x Telkomsel
Rabu, 29 April 2026 | 20:56
Keberuntungan luar biasa menghampiri Muhamad Rizal Ramdani, seorang petugas keamanan (sekuriti) asal Serang, Banten.
TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) turut mengambil peran dalam pengembangan pasar karbon Indonesia yang terhubung dengan standar internasional melalui diskusi panel bertajuk Scalling-Up Carbon Markets Opportunities for Global Collaboration pada COP30 di Belém, Brasil.
Dalam forum tersebut, PLN memaparkan langkah-langkah yang ditempuh untuk memperkuat integritas dan transparansi perdagangan karbon nasional, sekaligus membuka peluang keterhubungan dengan mekanisme global.
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengatakan, konsistensi regulasi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi rendah karbon di Indonesia.
Ia menilai COP30 menjadi ruang bagi Indonesia untuk menunjukkan kesiapan memimpin ekosistem karbon yang kredibel.
“Indonesia harus hadir dengan sinyal yang jelas bahwa kita siap membangun ekosistem karbon yang transparan, terukur, dan mampu menciptakan nilai ekonomi yang nyata. Untuk itu, sinkronisasi kebijakan lintas sektor bukan lagi pilihan, tetapi keharusan agar pasar karbon kita benar-benar menjadi pusat gravitasi kolaborasi regional,” ujar Eddy.
Direktur Tata Kelola Penerapan Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup Ignatius Wahyu Marjaka menjelaskan, Indonesia telah menyiapkan kebijakan yang selaras dengan mekanisme perdagangan internasional.
Menurutnya, kolaborasi dengan negara mitra, lembaga sertifikasi global, serta pembangunan platform pertukaran karbon menjadi bagian dari upaya tersebut.
“Indonesia sebenarnya telah mulai mengembangkan kebijakan pasar karbon internasional dengan memperkenalkan perjanjian bilateral dengan beberapa negara mitra, salah satunya adalah Norwegia,” jelas Wahyu.
Menurut Wahyu, penguatan integritas pasar karbon juga diarahkan pada peningkatan pemahaman lintas sektor, kesiapan infrastruktur, dan kapasitas tata kelola.
Unsur teknologi dan transparansi disebut menjadi kunci untuk menjaga kredibilitas Indonesia di pasar global.
Dari sisi penyedia energi, Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan PLN, Evy Haryadi, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk membangun ekosistem karbon yang kuat.
Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2025–2034, PLN menargetkan penambahan 52,9 gigawatt energi terbarukan yang terdiri dari baseload, variable energy, hingga energy storage system.
“Potensi ekspansi energi terbarukan PLN mampu menghasilkan hingga 250 juta ton green attribute. Ini bukan hanya pemenuhan regulasi, tetapi peluang nyata menciptakan nilai ekonomi hijau dan mempercepat transisi energi nasional. PLN siap menjadi katalisator dalam memastikan pasar karbon berjalan kredibel,” ujar Evy.
Lanjutnya, setiap penerbitan carbon credit akan mengikuti prinsip high-integrity carbon agar dapat diterima di pasar global.
Adapun kolaborasi dengan Pemerintah Norwegia menjadi salah satu upaya untuk memperkuat skema, tata kelola, serta harmonisasi standar internasional dengan kebijakan nasional.
Keberuntungan luar biasa menghampiri Muhamad Rizal Ramdani, seorang petugas keamanan (sekuriti) asal Serang, Banten.
TODAY TAGPlatform milik Elon Musk kembali meluncurkan layanan baru di sektor komunikasi, bernama XChat. Aplikasi ini mulai tersedia secara global dan sudah bisa digunakan oleh sebagian pengguna, termasuk di Indonesia.
Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews