Connect With Us

PLN UID Banten Pastikan Pasokan Listrik Stabil Selama 16th Kompas100 CEO Forum

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 28 November 2025 | 22:46

Senior Manager Distribusi bersama Tim PLN UP3 Serpong berfoto di depan unit Mobile UPS 300 kVA yang disiagakan khusus untuk memastikan suplai listrik tanpa kedip usai sukses mengawal keandalan kelistrikan dalam 16th Kompas100 CEO Forum. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PLN UID Banten melalui UP3 Serpong memastikan pasokan listrik tetap stabil selama penyelenggaraan 16th Kompas100 CEO Forum, yang dihadiri empat Menteri Kabinet Indonesia Maju, yaitu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono.

Forum yang mempertemukan para pemimpin perusahaan nasional itu berjalan lancar berkat pengamanan suplai dan persiapan teknis yang dilakukan sejak sebelum acara. 

General Manager PLN UID Banten Muhammad Joharifin menyampaikan, seluruh sistem pendukung telah disiapkan untuk menjamin kelancaran kegiatan. 

“Kami memastikan seluruh infrastruktur dan kesiapan operasi berada pada level optimal sehingga kegiatan berlangsung aman dan tanpa gangguan,” ujarnya.

Untuk menjaga suplai selama kegiatan, PLN UP3 Serpong menerapkan pengamanan berlapis. UPS 300 kVA dioperasikan sebagai suplai tanpa jeda, sementara genset 300 kVA disiagakan sebagai cadangan. 

Seluruh perangkat tersebut telah melalui serangkaian uji fungsi dan pengecekan guna memastikan performa optimal.

Dari sisi operasional, tim siaga khusus ditempatkan untuk memantau jaringan secara real-time serta melakukan inspeksi pada titik-titik yang dinilai krusial. 

Sebuah mobile unit juga disiagakan di sekitar lokasi kegiatan untuk memastikan respons cepat bila diperlukan.

Menurut Joharifin, hal ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kualitas layanan bagi pelanggan sektor usaha. 

“Kami terus memperkuat keandalan sistem dan mempercepat respons layanan agar pelanggan, khususnya sektor industri dan bisnis, dapat menjalankan aktivitasnya tanpa gangguan,” jelasnya.

Manager PLN UP3 Serpong Beny Indra Praja mengatakan, persiapan telah dilakukan jauh hari sebelum acara digelar. Ia menjelaskan, setiap perangkat cadangan telah melalui pengecekan menyeluruh. 

“Kami melakukan serangkaian pengecekan dan pengujian peralatan sejak sebelum hari-H untuk memastikan suplai listrik benar-benar dalam kondisi prima,” tuturnya.

Beny menambahkan, kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari pelayanan PLN kepada para pelanggan. 

“Ini komitmen kami yang selalu siap mendukung kebutuhan energi pelanggan dengan standar layanan terbaik,” ujarnya.

KOTA TANGERANG
Polisi Sita 677 Obat Keras Ilegal dari Rumah Kontrakan di Neglasari

Polisi Sita 677 Obat Keras Ilegal dari Rumah Kontrakan di Neglasari

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:30

Unit Reskrim Polsek Batuceper, Polres Metro Tangerang Kota, berhasil mengungkap kasus peredaran sediaan farmasi ilegal yang tidak memenuhi standar keamanan dan tidak memiliki izin edar, pada Rabu 14 Janauri 2026.

KAB. TANGERANG
Kabupaten Tangerang Darurat Banjir, Polresta Tangerang Kerahkan 274 Personel

Kabupaten Tangerang Darurat Banjir, Polresta Tangerang Kerahkan 274 Personel

Rabu, 14 Januari 2026 | 20:47

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang mengerahkan sebanyak 274 personel untuk membantu penanganan banjir yang terjadi di wilayah hukumnya.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill