Connect With Us

Konsumsi Susu Masih Rendah, LamiPak Ajak Jurnalis Kawal Isu Gizi Lewat Anugerah Jurnalistik 2026

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 20 Januari 2026 | 15:45

Direktur Utama Lamipak Hongbiao Li bersama para dewan juri anugerah jurnalistik 2026 saat jumpa pers, Selasa 20 Januari 2025. (@TangerangNews / Redaksi)

TANGERANGNEWS.com- PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak Indonesia) menyosialisasikan pelaksanaan Anugerah Jurnalistik LamiPak (AJL) 2026 yang mengangkat tema “Satu Kotak Susu, Sejuta Harapan Mengawal Ketahanan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045”. 

Ajang ini ditujukan untuk mendorong peran jurnalis dalam mengawal isu pemenuhan gizi nasional, khususnya terkait integrasi susu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sosialisasi AJL 2026 berlangsung di Pabrik PT Lami Packaging Indonesia, Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Selasa, 20 Januari 2026.

Dalam kesempatan itu, LamiPak Indonesia menyoroti masih rendahnya tingkat konsumsi susu masyarakat Indonesia. 

Pasalnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi susu nasional saat ini berada di kisaran 16,3 kilogram per kapita per tahun, jauh di bawah negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Direktur Utama PT LamiPak Indonesia, Hongbiao Li, menyebut rendahnya konsumsi susu berpotensi menjadi hambatan bagi Indonesia dalam mencapai target pembangunan jangka panjang. 

“Kami mendukung program susu gratis yang disisipkan dalam program MBG. Susu bukan sekadar pelengkap, melainkan instrumen vital untuk memerangi stunting dan meningkatkan kecerdasan kognitif generasi muda. Melalui AJL 2026, kami ingin jurnalis menjadi jembatan informasi untuk mengawal kebijakan ini agar tepat sasaran,” ujar Hongbiao Li.

Ia menilai, selain ketersediaan, tantangan utama program susu nasional terletak pada distribusi dan penjagaan kualitas nutrisi, terutama di wilayah kepulauan. 

Sementara itu, Public Relations Manager PT LamiPak Indonesia Ahmad Rizalmi menjelaskan, teknologi kemasan menjadi salah satu faktor penting untuk menjawab persoalan tersebut.

“Logistik di Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki tantangan suhu dan waktu. Kemasan aseptik LamiPak dirancang dengan teknologi perlindungan berlapis yang memastikan nutrisi susu tetap utuh meski didistribusikan ke wilayah pelosok tanpa rantai dingin. Kami ingin memastikan bahwa ‘Satu Kotak Susu’ yang diterima anak-anak di daerah terpencil memiliki kualitas yang sama baiknya dengan di kota besar,” kata Ahmad Rizalmi.

Menurutnya, AJL 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang diskursus publik terkait isu gizi, distribusi pangan, dan peran teknologi pengemasan. 

“Kami berharap, melalui karya jurnalistik yang berkualitas dan bertanggung jawab bisa menyediakan ruang bagi jurnalis untuk mengangkat isu nutrisi, keamanan pangan, dan keberlanjutan secara kontekstual dan faktual sehingga berdampak positif untuk pencapaian Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Ahmad Rizalmi menambahkan, rendahnya konsumsi susu di Indonesia juga dipengaruhi oleh keterbatasan infrastruktur distribusi, khususnya sistem rantai dingin di daerah terpencil. 

Kondisi tersebut membuat akses terhadap produk susu yang aman dan berkualitas menjadi tidak merata.

Tantangan ini dinilai semakin relevan dalam pelaksanaan Program MBG, di mana susu menjadi salah satu komponennya.

“Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada ketersediaan produk, tetapi juga pada kemampuan sistem distribusi untuk memastikan susu dapat disalurkan secara aman dan efisien ke seluruh wilayah. Tanpa dukungan pengemasan yang memadai, dampak gizi yang diharapkan dari program ini tidak akan tercapai secara optimal,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, kemasan aseptik memungkinkan distribusi susu tanpa pendinginan sekaligus menjaga keamanan dan kualitas nutrisi. 

Produksi kemasan aseptik dalam negeri yang mulai berjalan sejak 2024 juga disebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kemandirian industri dan ketahanan pangan nasional.

Menjelang bulan Ramadan, isu ketersediaan susu dinilai semakin relevan karena peran sahur dalam menjaga energi dan kesehatan selama berpuasa.

Dalam konteks tersebut, keberadaan susu yang aman dan berkualitas dinilai penting untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

Anugerah Jurnalistik LamiPak 2026 akan melibatkan dewan juri yang terdiri dari Alexander Sudrajat dari detik.com, Jajang Dirajanegara dari iNews TV, Ujang Sunda dari Rakyat Merdeka, serta Yoki Yusanto, praktisi komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. 

Kompetisi ini terbuka bagi jurnalis media cetak, daring, dan televisi dengan kategori hard news dan feature, sementara informasi teknis pendaftaran akan diumumkan melalui kanal resmi perusahaan.

BISNIS
3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik   

3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik  

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:38

Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas

WISATA
Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 14:27

Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill