Connect With Us

Tekan Emisi, Pegawai PLN Wajib Pakai Kendaraan Umum atau Listrik Setiap Jumat

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 14 April 2026 | 15:07

Salah seorang pegawai PLN menggunakan scooter listrik sebagai transportasi minim emisi untuk menuju kantornya di PLN UP3 Bintaro. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) mulai menjalankan program bertajuk Clean Energy Day sebagai bagian dari upaya mendorong efisiensi energi sekaligus mengurangi emisi karbon.

Kebijakan ini diberlakukan pada 10 April 2026 dan diterapkan secara nasional di seluruh lingkungan kerja PLN.

Melalui kebijakan ini, pegawai didorong untuk tidak menggunakan kendaraan berbahan bakar fosil setiap hari Jumat. 

Sebagai gantinya, pegawai PLN diarahkan beralih ke transportasi umum, kendaraan listrik, sepeda, atau berjalan kaki saat beraktivitas.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Yusuf Didi Setiarto mengatakan, program ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah terkait penghematan energi di tengah kondisi global.

"Sebagai komitmen menjalankan arahan Pemerintah, Kami menghadirkan Clean Energy Day sebagai langkah transformasi budaya kerja baru yang lebih efisien, hijau, dan berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis langkah ini akan memberikan dampak nyata dalam menekan konsumsi BBM nasional serta mereduksi emisi karbon secara masif,” ujar Didi.

Kebijakan tersebut juga diikuti aturan parkir di kantor PLN, di mana kendaraan berbahan bakar tidak digunakan pada hari pelaksanaan program.

Selain itu, perusahaan juga mengurangi perjalanan dinas hingga 50 sampai 70 persen serta memperbanyak rapat secara daring.

Untuk memantau pelaksanaan program, PLN memanfaatkan sistem digital internal yang mencatat aktivitas perjalanan pegawai. 

Data tersebut digunakan sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar pemberian apresiasi bagi unit kerja yang aktif berpartisipasi.

Pada pelaksanaan perdana, program ini mencatat penurunan emisi karbon sebesar 28,6 ribu kilogram CO2. 

Selain itu, konsumsi bahan bakar berhasil ditekan hingga sekitar 12.400 liter dalam satu hari, dengan efisiensi biaya energi mencapai sekitar Rp153 juta.

"Ini adalah gerakan dari kita untuk masa depan. Sebuah cara baru yang menjawab kebutuhan akan efisiensi sekaligus menjaga produktivitas. Kami ingin membuktikan bahwa bekerja dengan cara yang lebih hijau adalah sebuah kebanggaan dan standar baru di PLN," tutup Didi.

TANGSEL
Ngantuk Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemotor Terjatuh hingga Luka-luka di Flyover Ciputat

Ngantuk Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemotor Terjatuh hingga Luka-luka di Flyover Ciputat

Senin, 20 Juli 2026 | 19:30

Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan, arah Jakarta, pada Senin 20 Juli 2026, pagi.

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

KAB. TANGERANG
Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan

Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan

Senin, 20 Juli 2026 | 21:12

Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
Pertamina Belum Keluarkan Larangan Suzuki Thunder Isi BBM Bersubsidi

Pertamina Belum Keluarkan Larangan Suzuki Thunder Isi BBM Bersubsidi

Senin, 20 Juli 2026 | 18:14

Ramainya pemberitaan mengenai larangan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi pemilik sepeda motor Suzuki Thunder di sejumlah SPBU wilayah, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Pertamina Patra Niaga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill