Connect With Us

Ini Respons GoTo Soal Potongan Ojol Dipangkas Jadi 8 Persen

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 1 Mei 2026 | 18:10

Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto saat menghadiri peringatan Mau Day 2026, di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat 1 Mei 2026. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk merespons aturan pemerintah terkait potongan aplikasi ojek online (ojol) menjadi maksimal 8 persen.

Ketentuan ini diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. 

Menurut pemerintah, potongan sebesar 20 persen selama ini terlalu besar dan perlu dikoreksi.

Direktur Utama GoTo Hans Patuwo mengatakan, perusahaan akan mematuhi regulasi yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.

"GoTo senantiasa mematuhi peraturan pemerintah, termasuk arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto terkait perlindungan pekerja transportasi online yang dituangkan dalam Peraturan Presiden No. 27 Tahun 2026," ujarnya dikutip dari Detikfinance, Jumat, 1 Mei 2026.

Meski demikian, pihak perusahaan masih melakukan kajian terhadap dampak kebijakan tersebut, termasuk penyesuaian operasional yang perlu dilakukan.

"Saat ini kami akan melakukan pengkajian untuk memahami detail, implikasi dan penyesuaian yang diperlukan sesuai dengan peraturan tersebut. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan semua pemangku kepentingan terkait sehingga GoTo/Gojek dapat terus memberi manfaat berkelanjutan kepada seluruh masyarakat terutama mitra driver dan pelanggan Gojek," jelas Hans.

Dalam aturan terbaru, pembagian pendapatan antara pengemudi dan aplikator juga berubah. Jika sebelumnya skema 80 persen untuk pengemudi dan 20 persen untuk perusahaan, menjadi minimal 92 persen untuk pengemudi dan 8 persen untuk aplikator.

Selain itu, regulasi tersebut juga mencakup perlindungan bagi pengemudi, seperti jaminan kecelakaan kerja dan akses terhadap layanan BPJS Kesehatan.

"Yang tadi saya bicara, harus diberi jaminan kecelakaan kerja, akan diberi BPJS kesehatan, asuransi kesehatan, juga tadi pembagian pendapatan dari 80% untuk pengemudi sekarang menjadi minimal 92% untuk pengemudi," kata Prabowo.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill