Connect With Us

Pengusaha Ojol Minta Pemerintah Tinjau Ulang Soal Potongan Aplikator Dipatok 8 Persen

Fahrul Dwi Putra | Senin, 4 Mei 2026 | 11:26

Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto saat menghadiri peringatan Mau Day 2026, di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat 1 Mei 2026. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Rencana penurunan potongan aplikasi transportasi online menjadi 8 persen yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto memicu respons dari pelaku industri.

Asosiasi Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital Indonesia (Modantara) meminta kebijakan tersebut dikaji ulang sebelum diterapkan.

Direktur Eksekutif Modantara Agung Yudha mengatakan, perubahan batas potongan dinilai terlalu cepat dan berpotensi menimbulkan dampak luas jika tidak melalui pembahasan mendalam.

“Kami meyakini bahwa niat baik untuk meningkatkan kesejahteraan mitra, tidak boleh berubah menjadi krisis baru,” kata Agung dikutip dari Bisnis.com.

Menurutnya, kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan kondisi nyata di lapangan, termasuk keberlanjutan bisnis platform dan keseimbangan ekosistem digital.

“Batas potongan 8% mungkin terdengar sederhana, tapi dampaknya bisa sangat luas, bahkan dapat mengurangi ruang platform untuk menjaga kualitas layanan, insentif, dan keselamatan mitra,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan kesejahteraan pengemudi tidak bisa disederhanakan hanya pada besaran potongan. Sebab, ekosistem transportasi online melibatkan berbagai komponen biaya, mulai dari teknologi, operasional, hingga perlindungan risiko.

Dalam keterangannya, Modantara menyebut sektor ini saat ini melibatkan jutaan mitra pengemudi aktif serta menjadi sumber penghasilan utama maupun tambahan. 

Selain itu, sektor tersebut juga menopang banyak pelaku usaha kecil dan menengah yang bergantung pada layanan pengantaran.

“Batasan 8% ini akan mengurangi ruang operasional platform hingga 60% dan akan memaksa beberapa platform untuk mengubah model bisnisnya secara sangat signifikan dan mendadak,” kata Agung.

Terlebih lagi, kata dia, kebijakan seragam berpotensi mengurangi persaingan di industri. Selama ini, kompetisi antarplatform dinilai mendorong inovasi serta program dukungan bagi mitra.

Selain itu, penyesuaian potongan dinilai bisa berdampak pada harga layanan bagi konsumen dan keberlangsungan layanan di wilayah dengan margin rendah.

Agung menambahkan, setiap platform memiliki karakter bisnis yang berbeda sehingga kebijakan tidak bisa disamakan begitu saja. Ia juga menyinggung bahwa secara global, potongan platform umumnya berada di kisaran 15 hingga 30 persen.

“Hal ini akan berdampak negatif kepada daya tarik Indonesia sebagai destinasi investasi dunia dan upaya menarik investor ke Indonesia,” ujarnya.

Hingga kini, Modantara mengaku belum menerima rincian resmi dari aturan yang mengatur kebijakan tersebut. 

Meski demikian, pihaknya menyatakan siap berdialog dengan pemerintah untuk mencari formulasi kebijakan yang lebih seimbang.

Menurutnya, kebijakan yang diambil perlu menjaga keseimbangan antara perlindungan mitra, keberlanjutan usaha, kepentingan konsumen, serta pertumbuhan ekonomi digital.

“Karena itu, setiap upaya memperkuat perlindungan sosial, keselamatan kerja, dan keberlanjutan penghasilan mitra perlu didukung. Ekosistem ini telah menjadi bantalan sosial bagi jutaan orang sehingga kebijakan yang diambil perlu menjaga keberlanjutannya,” kata Agung.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

NASIONAL
PLN Raih Satya JKN Awards 2026, Pertahankan Predikat Terbaik Nasional Dua Tahun Beruntun

PLN Raih Satya JKN Awards 2026, Pertahankan Predikat Terbaik Nasional Dua Tahun Beruntun

Rabu, 4 November 2026 | 18:21

PT PLN (Persero) kembali meraih penghargaan Satya JKN Awards 2026 sebagai badan usaha milik negara (BUMN) terbaik nasional.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill