Connect With Us

Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 7 Mei 2026 | 13:13

Ilustrasi ekonomi mengalami penurunan hingga menyebabkan daya beli masyarakat turun hingga berakibat pada deflasi. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menyinggung sejumlah kejanggalan di balik pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.

Menurut Huda, angka tersebut menjadi capaian tertinggi sejak 2012. Bahkan, selama dua periode pemerintahan Joko Widodo, pertumbuhan ekonomi disebut belum pernah menyentuh level tersebut.

“Namun demikian, ada anomali kondisi terhadap hasil perhitungan pemerintah tersebut,” ujar Huda, dikutip dari Republika, Kamis, 7 Mei 2026.

Ia menilai terdapat beberapa indikator yang dinilai tidak sejalan dengan lonjakan pertumbuhan ekonomi nasional. 

Salah satunya terkait konsumsi rumah tangga yang justru tercatat tumbuh 5,52 persen, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 4,96 persen.

Padahal, kata Huda, Indeks Keyakinan Konsumen yang dirilis Bank Indonesia pada Maret 2026 justru mengalami penurunan dibanding Januari 2026.

“Biasanya, IKK ini mencerminkan pergerakan konsumsi rumah tangga, namun menurut data BPS ternyata tidak,” katanya.

Ia juga menyoroti konsumsi pakaian dan alas kaki selama momen Ramadan-Lebaran yang justru melambat dibanding tahun sebelumnya.

Menurutnya, kondisi itu menjadi anomali karena periode Lebaran biasanya mendongkrak belanja masyarakat.

Selain itu, Huda menilai sektor transportasi dan komunikasi menunjukkan ketidaksesuaian data. Konsumsi sektor tersebut meningkat hingga 6,91 persen, namun jasa transportasi dan pergudangan justru tumbuh lebih rendah dibanding empat kuartal sebelumnya.

Anomali lain disebut terjadi pada Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), khususnya subsektor kendaraan yang tumbuh 12,39 persen. Di sisi lain, industri alat angkutan justru mengalami kontraksi minus 5,02 persen.

Huda menduga pertumbuhan PMTB kendaraan dipengaruhi impor kendaraan untuk kebutuhan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Pada akhirnya, impor KDKMP ini jadi justifikasi PMTB kendaraan mengalami pertumbuhan yang luar biasa tinggi, tapi industrinya melemah,” ujarnya.

Terlebih, industri pengolahan yang hanya tumbuh 5,04 persen di tengah kontribusinya yang mencapai sekitar 19 persen terhadap ekonomi nasional. Beberapa sektor seperti industri tembakau, karet, plastik, hingga otomotif bahkan mengalami kontraksi.

Meski demikian, pemerintah membantah kondisi ekonomi Indonesia sedang bermasalah. 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan ekonomi nasional masih berada dalam jalur ekspansi.

“Banyak yang bilang kita mau rusak, ternyata kecele. Boro-boro resesi, malah naik,” kata Purbaya.

Ia menyebut pertumbuhan 5,61 persen menjadi sinyal bahwa Indonesia mulai keluar dari tren pertumbuhan stagnan di level 5 persen.

Menurut pemerintah, kondisi ekonomi saat ini juga dinilai jauh berbeda dibanding krisis 1998 karena Indonesia masih mencatat pertumbuhan positif dan defisit APBN tetap terkendali di bawah batas aman 3 persen terhadap PDB.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill