Connect With Us

Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28

Koperasi Merah Putih di Kelurahan Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com- Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan. 

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat banyak peserta mengalami kesulitan saat mengikuti ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT).

Pelaksanaan tes yang berlangsung sejak 3 Mei 2026 itu disebut memicu kepanikan peserta, terutama karena sistem ujian menuntut kecepatan dan ketepatan dalam waktu terbatas.

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN Wisudo Putro Nugroho mengatakan, tantangan utama peserta berada pada durasi pengerjaan soal yang dianggap cukup ketat.

Menurutnya, banyak peserta justru terburu-buru menekan jawaban berulang kali karena panik saat sistem membutuhkan waktu memproses data.

“Peserta diimbau tidak panik agar terhindar dari kecenderungan mengklik jawaban secara cepat dan berulang,” ujar Wisudo dikutip dari CNBC Indonesia, Minggu 10 Mei 2026.

Berbeda dengan tes CPNS pada umumnya, ujian CAT untuk rekrutmen pegawai Kopdes Merah Putih tidak menggunakan materi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) maupun Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Peserta hanya menghadapi Tes Potensi Kognitif dan Tes Substansi Manajemen.

Tes tersebut dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir sekaligus kecepatan kerja peserta dalam menyelesaikan soal secara akurat di bawah tekanan waktu.

BKN menyebut sistem CAT sebenarnya telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan tes massal secara bersamaan, termasuk dari sisi keamanan sistem dan kapasitas server.

Meski demikian, tingginya jumlah peserta membuat dinamika teknis tetap terjadi selama ujian berlangsung. 

Hingga hari keempat pelaksanaan tes, tercatat 140.211 peserta telah mengikuti ujian CAT dari total 483.648 pelamar yang lolos tahap administrasi.

Sementara jumlah pendaftar Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden mencapai 487.819 orang.

BKN juga meminta peserta tidak khawatir jika jawaban yang dipilih sempat tidak langsung muncul di layar. Kondisi tersebut hanya akibat jeda sistem ketika lalu lintas akses sedang tinggi.

Selain itu, peserta diminta lebih fokus mengerjakan soal mudah terlebih dahulu dan memanfaatkan waktu secara efisien agar peluang lolos seleksi lebih besar.

Seleksi pegawai Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih sendiri masih berlangsung hingga 12 Mei 2026.

KOTA TANGERANG
PMI Kota Tangerang Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran di Karang Tengah

PMI Kota Tangerang Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran di Karang Tengah

Rabu, 24 Juni 2026 | 22:18

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga penyintas kebakaran rumah yang terjadi di Jalan Karyawan 3, Gang Kenanga 2, Kecamatan Karang Tengah, Selasa 16 Juni 2026 lalu.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANTEN
Sempat Gangguan, PLN Pastikan Seluruh Listrik di Banten Sudah Kembali Normal

Sempat Gangguan, PLN Pastikan Seluruh Listrik di Banten Sudah Kembali Normal

Rabu, 24 Juni 2026 | 15:12

PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di wilayah Banten telah kembali pulih sepenuhnya setelah gangguan yang terjadi pada salah satu pembangkit listrik milik mitra swasta beberapa waktu lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill