Connect With Us

Sempat Diwarnai Penolakan, Pembongkaran 81 Lapak di Cisoka Berlanjut Usai Tuntutan Pedagang Disepakati

Muhamad Yusri Hidayat | Jumat, 19 Juni 2026 | 13:25

Alat berat diterjunkan untuk membongkar puluhan lapak pedagang liar di Cisoka, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai merelokasi 81 pedagang di bekas Tempat Penampungan Pasar Sementara (TPPS) di Jalan Raya Megu, Kecamatan Cisoka, ke Pasar Tradisional Cisoka, pada Kamis 18 Juni 2026.

Meski sejumlah pedagang menyampaikan keberatan, pemerintah daerah tetap membuka ruang diskusi guna proses relokasi berjalan lancar. 

‎Adapun, penolakan yang disampaikan para pedagang meliputi, menurunkan harga sewa kios di Pasar Tradisional Cisoka, memperpanjang jam operasional pasar menjadi 24 Jam, diperbolehkannya angkutan umum masuk ke pasar serta tidak memberlakukan sistem parkir berbayar yang dinilai dapat mengurangi minat pembeli. 

‎Situasi di TPPS tersebut akhirnya berhasil mereda setelah pihak pemerintah membuka ruang dialog dengan para pedagang yang menolak dan merasa keberatan. 

‎Petugas gabungan yang tengah mengamankan penertiban tersebut pun langsung menarik diri setelah pihak pedagang yang menolak dan pemerintah berdiskusi. 

‎Camat Cisoka Sumarto mengaku pihaknya telah berdiskusi dengan para pedagang untuk menurunkan harga sewa lapak di Pasar Tradisional Cisoka sebelum dilaksanakannya penertiban ini.

Menurutnya, harga sewa lapak itu terbilang minim dengan harga sewa loss sebesar Rp500 ribu dan kios Rp1 Juta. 

‎Sementara itu, terkait pembatasan jam operasional, para pedagang mengalami miskomunikasi mengenai hal tersebut.

‎"Ada miskomunikasi ini, memang betul di jam 11-12 itu ada bersih-bersih, tapi itu bukan pembatasan jam operasional, " jelas Sumartono, Kamis 19 Juni 2026, malam.

‎Terkait angkutan umum serta sistem parkir berbayar, pihaknya siap mengakomodir keinginan para pedagang agar transaksi di Pasar Tradisional Cisoka tidak menjadi sepi.

‎"Tadi kita diskusikan palang parkir insyaallah bisa dibuka. Bukan dibuka permanen ya. Terkait dengan angkot masuk, insyaallah ini lagi dikaji mudah-mudahan bisa," tambah Sumartono.

‎Sumartono menuturkan, berdasarkan hasil rapat dengan pedagang, saat ini pemerintah tengah berfokus merelokasi agar proses pemindahan tidak merugikan para pelaku usaha.

‎"Malam ini kita terus bergerak, entah malam ini selesai atau sampai besok. Intinya, kita berproses memindahkan para pedagang agar masuk ke Pasar Tradisional Cisoka. Kita amankan para pedagang dulu. Jangan sampai para pedagang merasa dirugikan," tuturnya. 

‎Sebelumnya diberitakan, Pemkab Tangerang bakal merelokasi sebanyak 81 pedagang di TPPS ke Pasa Tradisional Cisoka. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja menjelaskan langkah tersebut diambil guna menata kawasan dan memastikan aktivitas perdagangan berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

"Pembongkaran dilakukan karena bangunan lapak menyalahi aturan tata ruang. Langkah penertiban ini pun didahului oleh upaya sosialisasi, hingga Surat Peringatan (SP) 1 sampai SP 3 kepada pihak pedagang terkait secara berkala," terangnya.

KOTA TANGERANG
Percepat Penataan Kawasan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bagikan Kupon Relokasi ke 273 Pedagang

Percepat Penataan Kawasan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bagikan Kupon Relokasi ke 273 Pedagang

Senin, 2 November 2026 | 18:01

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan langkah jemput bola dengan membagikan kupon lapak relokasi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beraktivitas di Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill